Hari Jadi Sumenep, Tari Topeng Kolosal Bentuk Formasi 748 Pukau Penonton

  • Bagikan
Tari topeng kolosar
Tari Topeng Kolosal di Hari Jadi Sumenep Yang ke-748, Minggu (29/10/2017)

PortalMadura.Com, Sumenep – Tari topeng kolosal yang dimainkan siswa dan mahasiswa serta masyarakat umum pada rangkaian peringatan Hari Jadi Sumenep yang ke-748, Minggu (29/10/2017) mampu memukau penonton dan para undangan.

Kegiatan itu dikemas dalam pawai budaya dan prosesi Arya Wiraraja di depan Masjid Jamik Keraton Sumenep, Jl. Trunojoyo. Ratusan penari topeng itu membentuk formasi tulisan “748” diakhir penampilannya.

“Formasi tulisan 748 itu menandakan Hari Jadi Sumenep yang ke-748,” terang Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Sufiyanto.

Dijelaskan, tahun ini sengaja menyajikan tari topeng sebagai upaya menggali potensi dan menyelamatkan seni budaya yang dimiliki masyarakat Sumenep. “Ini juga bentuk respon pemerintah daerah pada seni tari topeng yang sudah banyak dikuasai oleh para siswa,” ujarnya.

Dari ratusan penari topeng, juga ada satu penari topeng cilik asal Kalianget, Sumenep yang masih duduk di bangko sekolah dasar kelas 2. “Ini kan luar biasa. Anak SD sudah banyak yang bisa menari topeng. Hal ini kita sambut melalui acara Hari Jadi Sumenep,” tandasnya.

Pada pawai budaya Prosesi Arya Wiraraja Sumenep tersebut, juga dihadiri Deputi Bidang Pemasaran Wisata Nusantara Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Esthy Reko Astuti, Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara Sultan Sepuh IV Kasultanan Kesepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati Arif Natadiningrat.

Selain itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Konsulat Jenderal Bidang Kebudayaan Kedutaan Besar Amerika Serikat, para anggota Forkopimda Kabupaten Sumenep serta undangan lainnya. (Hartono)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.