oleh

Hari Perdamaian Internasional, NU Himbau Masyarakat Jaga Kerukunan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Bertepatan dengan hari Perdamaian Internasional yang jatuh setiap tanggal 21 September, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, meminta masyarakat agar menjaga kerukunan.

Ketua PCNU Pamekasan, Kiai Taufik Hasyim mengatakan, pada momentum Hari Perdamaian Internasional ini, masyarakat Pamekasan harus bisa memupuk rasa persaudaraan.

Ia pun menyayangkan, banyaknya perang kata-kata di media sosial yang sering membuat masyarakat terkotak-kotak.

“Di hari perdamaian ini, masyarakat harus akur dan bisa menghargai setiap perbedaan,” ujarnya.

Menurutnya, ada dua penyebab mengapa masyarakat bisa konflik, baik di dunia nyata maupun di dunia maya (media sosial).

Pertama, karena tidak bisa menghargai setiap perbedaan. Sehingga, jika satu orang atau satu kelompok berbeda pemikiran dengan yang lain, maka dianggap musuh.

“Apalagi hanya beda soal urusan politik saja. Saya kira hal itu biasa, dan jangan dimaknai berlebihan,” tandasnya.

Adapun penyebab lainnya, lanjut Taufik, akibat sikap fanatisme yang berlebihan atau fanatisme buta. Menurutnya, fanatisme buta justru akan membuat masyarakat terkotak-kotak dan selalu beranggapan bahwa pendapat satu orang adalah yang paling benar.

“Fanatisme buta akan menjadikan seseorang egois dan tidak mau menerima pendapat orang,” pungkasnya. (Hasibuddin/Desy)


Tirto.ID
Loading...

Komentar