Hati-hati! Ini 3 Makanan yang Bisa Sebabkan Nyeri Sendi

Hati-hati! Ini 3 Makanan yang Bisa Sebabkan Nyeri Sendi
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Merasakan nyeri di bagian sendi memang bisa dijumpai pada setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi nyeri ini tentu bisa membuat banyak aktivitas sehari-hari menjadi terganggu dan terhalang.

Sebenarnya, terdapat berbagai macam penyebab dari munculnya rasa nyeri pada sendi ini, salah satunya adalah karena konsumsi makanan tertentu. Apa saja?.

Berikut tiga jenis makanan yang bisa menyebabkan nyeri sendi:

Tomat
Meskipun tomat bersifat anti inflamasi, namun para penderita asam urat sebaiknya mewaspadai sayuran ini. Penelitian menemukan bahwa di antara penderita encok atau nyeri sendi, 20% di antaranya melaporkan bahwa tomat sebagai penyebabnya.

Meski belum ditemukan alasan yang jelas, namun beberapa peneliti menilai bahwa mengonsumsi tomat bisa meningkatkan kadar asam urat yang menjadi pemicu nyeri sendi.

Kedelai
Kacang kedelai, minyak kedelai, dan makanan yang mengandung kedelai ternyata berpotensi menyebabkan persendian Anda menjadi nyeri. Sebab, kedelai mengandung asam lemak omega 6 yang tidak baik untuk dikonsumsi penderita nyeri sendi terlalu banyak karena bisa membuat peradangan.

Minuman Bersoda
Selain memicu munculnya diabetes, minuman bersoda bisa memicu pelepasan sitokin yang membuat persendian nyeri. Wanita yang minum sekaleng soda atau lebih setiap harinya memiliki risiko 30% lebih tinggi untuk mengalami risiko radang sendi.

Selain disebabkan karena konsumsi berbagai makanan dan minuman di atas terdapat beberapa penyebab kondisi nyeri sendi di tubuh. Obesitas merupakan salah satu penyebab dari terjadinya kondisi tersebut.

Sebab itu, untuk mencegah agar tubuh tidak merasakan nyeri sendi maka teliti terlebih dahulu makanan yang Anda konsumsi serta selalu jaga kondisi tubuh. (merdeka.com/Salimah)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.