oleh

Hati-hati! Ini Cara Ketahui Krim Pemutih Abal-abal

PortalMadura.Com – Banyak orang beranggapan bahwa perempuan yang cantik adalah dia yang memiliki kulit putih mulus. Tidak sedikit dari mereka yang terlena dengan standar kecantikan itu. Akibatnya, mereka rela melakukan berbagai cara agar mendapatkan itu, salah satunya menggunakan krim pemutih.

Berbicara krim pemutih, sekarang ini sudah banyak krim yang beredar di pasaran. Ada banyak merek dengan manfaat yang ditawarkan di dalamnya. Sebenarnya, memakai produk itu sah-sah saja, tapi bagaimana kalau krim pemutih yang Anda gunakan ternyata berbahaya untuk kulit?.

Perlu Anda tahu, krim-krim berbahaya biasanya dibanderol dengan harga yang murah. Selain itu, kulit putih bisa didapatkan dengan cepat dan instan karena kandungan merkuri di dalamnya. Nah, hal tersebut yang tentunya semakin membuat krim-krim ini sangat laku di pasaran.

Padahal, merkuri bisa membawa dampak yang buruk untuk kulit, di antaranya adalah membuat wajah menghitam, merusak lapisan epidemis sampai menimbulkan kanker kulit. Untuk terhindar dari bahaya krim pemutih abal-abal, Anda perlu mengetahuinya terlebih dahulu.

Begini caranya mengecek apakah krim tersebut aman atau berbahaya seperti dilansir PortalMadura.Com, Senin (18/1/2021) dari laman beautynesia.id.

Teliti dengan Cek Kemasan serta Izin Edar Resmi

Bagi Anda yang tergoda dengan klaim-klaim online shop soal krim pemutih yang bisa memberikan hasil wajah yang putih bersinar, tanpa jerawat, tanpa pori-pori dengan waktu yang instan, sebaiknya Anda perlu pikir pikir lagi.

Cek izin edar produk tersebut, cek juga kemasan serta tanggal kedaluwarsanya. Jika krim pemutih tersebut tidak memiliki izin edar yang resmi, Anda patut waspada. Demi menghindari menggunakan krim abal-abal, sebaiknya beli produk yang sudah jelas dan terjamin keamanannya.

Cek Warna serta Tekstur Krim

Ada beberapa ciri-ciri umum krim yang berbahaya, bisa dilihat dari segi tekstur serta warnanya. Krim berbahaya pada umumnya terasa lengket dan jika didiamkan biasanya minyak akan terpisah dari bagian yang padat.

Tidak hanya itu, krim abal-abal juga akan mengeluarkan bau yang aneh, seperti bau logam yang kerap tercium atau parfum menyengat untuk menghilangkan aroma logam tersebut.

Warnanya juga sangat mencolok karena menggunakan pewarna tekstil, umumnya warna kuning dan putih mengkilat seperti mutiara. Krim ini memang memberikan efek putih instan, namun cenderung terlihat pucat dan tidak sehat.

Cek dengan Menggunakan Setrika

Jika terlanjur membeli krim yang kurang meyakinkan, Anda bisa mengecek krim wajah yang mengandung merkuri atau tidaknya tersebut hanya dengan menggunakan setrika baju. Caranya, siapkan kertas putih, oles krim wajah di kertas putih tersebut, lalu setrika dengan suhu yang panas sedang.

Bila kertas yang dioleskan krim berubah menghitam ketika disetrika, berarti krim tersebut mengandung merkuri. Bila tidak ada hitamnya, berarti krim tersebut tidak mengandung merkuri yang membahayakan. Namun, perlu diingat bahwa cara yang satu ini belum teruji kebenarannya ya. Untuk hasil yang valid dan pasti, lakukan uji laboratorium

Nah, untuk mengetahui hasil yang valid dan pasti, ada baiknya Anda segera melapor ke Unit Layanan Pengaduan Konsumen BPOM. Dengan melaporkan ke pihak yang berwenang, krim tersebut tentunya akan dicek kandungan di dalamnya. Hasil pengujian di laboratorium dengan ahlinya tentu akan memberikan hasil yang lebih jelas.

Intinya, jadilah konsumen yang cerdas dengan tidak tergiur klaim-klaim produk perawatan yang belum jelas izin serta kandungannya. Namun, jika Anda sudah terlanjur memakai krim tersebut, setop pemakaian sekarang juga dan lakukan proses detoksifikasi.

Detoksifikasi atau pengeluaran racun dalam tubuh bisa dilakukan dengan meminum teh hitam dan teh hijau tanpa gula secara rutin. Minuman tersebut berkhasiat membantu melawan racun dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, serta menetralisir efek merkuri.

Selain mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, hal yang paling penting adalah dengan berolahraga. Berolahraga dapat membantu tubuh melakukan detoksifikasi melalui keluarnya keringat.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : Beautynesia.id

Komentar