Heboh! Siswa SD di Sumenep Madura Dapat Bingkisan Salib

Avatar of PortalMadura.com
Bingkisan Salib
Ist. Bingkisan Salib (Ft. FB M Khalqi Kr)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Sekolah dasar negeri (SDN) di Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendapat bingkisan dari orang tak dikenal yang didalamnya berisi beraneka ragam mainan anak, seperti boneka, kalung salib, dan buku-buku Kristen bergambar Salib, Selasa (21/2/2017).

Sontak, orang tua siswa di Manding heboh dengan bingkisan yang dikemas rapi dengan tulisan “Operation Christmas Child” A Project Of Samaritan’s Purse.

Bahkan, gambar bingkisan yang diunggah oleh sejumlah pemilik akun media sosial (Medsos) facebook mendadak viral, sejak pukul 21:51 WIB.

Salah satunya, pemilik akun FB @M Khalqi Kr. “Dapat kabar dari teman di Manding, tadi siang SD di kecamatan Manding didatangi orang tidak dikenal memberi bingkisan, setelah dibuka berisi boneka, kalung salib, dan buku2 Kristen. Malam ini masyarat sangat resah dengan kejadian teraebut, apalagi tindakan mereka mendapat “restu” dari Dinas Pendidikan Sumenep. Mnrt saya ini tindakan yang sangat “melecehkan”, bahkan lebih melecehkan dari penistaan AHOK, tapi semua harus tetap mengedepankan kewaspadaan tinggi, siapa tahu ini merupakan “puzzle” yang akan terangkai secara utuh pada agenda “adu-domba” bangsa ini”. tulisnya.

Baca Juga:  Tampil Pincang, Darun Najah dan Al Istikmal Lolos ke Babak 4 Besar

Pemilik akun lain, @Jailani Syarif Al Fakhry, juga menulis “Heboh!, ada upaya kristenisasi di Sumenep SDN Manding Laok dan SDN Manding Timur dengan memberikan bingkisan ke murid yang dalam kemasannya bertuliskan “Operation Christmas Child” A Project Of Samaritan’s Purse. Yang lebih mengherankan lagi katanya hal ini dapat ijin dari kepala Disdik Sumenep, kalau benar begitu sungguh payah Sumenep”.

Kabar bingkisan yang tidak seharusnya dikirim pada siswa SD yang mayoritas Islam itu, ternyata sudah sampai pada Dewan Pendidikan Kabupaten (DPK) Sumenep.

“Memang benar, orang tua siswa gelisah dan sudah ada yang melaporkan pada dewan pendidikan,” terang anggota DPK Sumenep, Abd Wasid, pada wartawan.(Hartono)

Baca Juga:  57 Personel Naik Pangkat, Kapolres Sumenep: Jadikan Motivasi dan Bertanggung jawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.