oleh

Hendak Tanyakan Kerugian, Pegiat Banjir Sampang Tak Ditemui Sekda

PortalMadura.Com, Sampang – Puluhan aktivis peduli bencana banjir Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur mengaku kecewa dengan sikap Sekretaris Daerah setempat, Phutut Budi Santoso.

Mereka hendak melakukan pertemuan atau audensi yang sudah diawali dengan kirim surat, Jumat (4/3/2016). Namun yang bersangkutan tidak ada di ruang kerjanya.

“Kami sangat kecewa, padahal surat audiensi yang kami layangkan masuk pada hari jumat,” kata Tamsul, Senin (7/3/2016).

Puluhan aktivis peduli banjir Sampang itu, hendak mempertanyakan penyebab kurangnya koordinasi antar instansi dalam penanganan musibah bencana alam banjir.

“Terlihat ada garis kordinasi yang lemah antar instansi, sehingga terlihat tidak adanya keseriusan Pemkab dalam menangani masalah banjir, terbukti ketidak jelasan data korban banjir dan jumlah kerugianya yang diderita pasca banjir,” katanya.

Menurut Tamsul seharusnya pemerintah melalui satkorlap banjir bisa segera melakukan pendataan jumlah kerugian yang diderita diakibatkan banjir pada masing-masing instansi terkait.

“Seperti di Dinas Pendidikan, berapa jumlah gedung yang roboh, berapa jumlah perlengkapan sekolah yang rusak, itu harus detail,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sementra, Wakil Bupati Sampang, Fadhilah Budiono yang menemui puluhan aktivis hanya bisa menampung maksud dan tujuan puhan aktivis peduli banjir tersebut.

Ia berjanji akan segera berkoordinasi dengan tim Sekda yang juga sebagai Satkorlap penanganan banjir.

“Seharunya surat audensi yang dikirim oleh rekan-rekan ini sebelum hari Jum’at, biar gak terlalu mepet,” kilahnya. (lora/har)


Tirto.ID
Loading...

Komentar