Hepatitis Akut Misterius Serang Anak, Masyarakat Tak Perlu Panik

Penulis: RafiEditor: Desy Wulandari
Hepatitis Akut Misterius Serang Anak Masyarakat Tak Perlu Panik
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengajak masyarakat tetap waspada terhadap kasus penyakit kuning (hepatitis) akut misterius yang baru muncul menyerang anak usia lima sampai 16 tahun.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang dr. Yuliono menyampaikan, kasus penyakit hepatitis akut dilaporkan menyerang anak di Inggris Raya (5/4). Kemudkan (21/4) dilaporkan ada sekitar 170 kasus menyebar di 12 negara.

“Masyarakat tidak perlu panik terkait hepatitis misterius. Tetap waspada dengan melakukan langkah pencegahan,” katanya, Kamis (12/5/2022).

Walaupun tidak ada laporan atau temuan penyakit hepatitis akut menyerang terhadap pasien anak di Sampang, pihaknya mengaku terus siaga untuk mengantisipasi mencegah penyebaran kasus itu.

Yuliono menyebutkan, gejala hepatitis mesterius, yakni mual, muntah-muntah, nyeri ulu hati, diare mendadak, buang air kecil berwarna teh tua, buang air besar berwarna pucat, kejang, demam dan tampak kekuningan pada tubuh pasien.

Pihaknya mengakui, hepatitis menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun 16 tahun. Mereka dapat terjangkit penyakit saat ada kotoran masuk ke dalam mulut.

“Jika masyarakat menemukan gejala awal pada anak, segera datang ke dokter atau tempat pelayanan kesehatan terdekat agar dapat ditangani lebih lanjut,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan penyakit hepatitis akut dapat dilakukan dengan cara rajin mencuci tangan dengan sabun, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih, tidak bergantian alat makan, menghindari kontak dengan orang sakit, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan.

“Penyakit ini, masuk melalui saluran pencernaan. Maka mencegah penularan dengan memilih makanan yang sehat, dan aman,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.