oleh

Hidup di Rumah Beratap Ilalang, Pengasuh Ponpes Al-Bajigur Ingin Dirikan PT (3)

PortalMadura.Com, Sumenep – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bajigur, KH Abdurrahman di Desa Tenonan, Kecamatan Manding, Sumenep, Madura, Jawa Timur mempunyai keinginan besar untuk mendirikan sebuah perguruan tinggi (PT).

“Saya ingin ada lembaga perguruan tinggi disini,” kata KH Abdurrahman pada PortalMadura.Com, Selasa (23/2/2016).

Ia yang kesehariannya menempati rumah bambu beratap ilalang tak henti-henti memikirkan pendidikan warga sekitar yang tergolong kurang mampu. Dan ia terus berdakwa dengan caranya sendiri untuk melepas kebodohan warga muslim.

Pondok pesantren yang dirintis diatas lahan sekitar 2 hektare dirasa cukup untuk terus mengembangkan lembaga pendidikan formal. Saat ini, sudah ada MI (setingkat SD), SMP, dan MA (setingkat SMA).

Sebagai ciri khas pesantren, pondok yang didirikan sejak tahun 1995 itu, juga mengelola Madrasah Diniyah (MD) dan memberikan pengajian kitab-kitab klasik pada santrinya yang sudah mencapai 500-an orang.

Bahkan, untuk membenahi kebutuhan skill pada santri, pendidikan teknologi pertanian, peternakan dan otomotif juga menjadi program ajar. (baca juga : Pondok Megah, Pengasuh Ponpes Hidup di Rumah Beratap Ilalang (1)

Sebagai lembaga dakwa bagi masyarakat dan alumni, juga dibentuk Ikatan keluarga besar Al-Bajigur (Ikbar) dengan susunan pengurus pusat dan cabang diberbagai kecamatan di Jawa Timur dan daerah-daerah lainnya. (baca Juga : Ini Pendiri Ponpes Al-Bajigur Yang Rumahnya Beratap Ilalang (2)

Program yang jarang ada di pondok pesantren lain, yakni penyembuhan orang psikopat. Puluhan santri psikopat tersebut, juga diasuh yang ditempatkan terpisah dengan santri lain.(Hartono)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.