oleh

Himapesa Pertanyakan Kualitas Raskin

SAMPANG (PortalMadura) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Kabupaten Sampang (Himapesa), Madura, Jawa Timur mempertanyakan kualitas raskin yang tak layak konsumsi ke pihak Bulog Rayon setempat, Jumat (8/11/2013).

“Kenapa kualitas raskin yang diterima oleh penerima manfaat itu sangat jelek dan tidak layak konsumsi,” kata Ketua Himapesa Syamsul Arifin, di Sampang.

Bahkan yang sangat disayangkan mahasiswa, tambahan raskin atau raskin ke 13 sering tidak sampai pada penerima manfaat. Hal itu terjadi disejumlah desa di Kecamatan Pangarengan dan Kedungdung, Sampang.

“Bulog harus bertanggungjawab dalam persoalan ini. Karena menyangkut orang banyak dan hak warga kurang mampu,” tegasnya.

Wakil Kepala Bub Divre Bulog Madura, di Sampang, Prayitno berjanji akan menindak lanjuti temuan mahasiswa tersebut. “Kalau persoalan raskin itu tidak sampai pada penerima manfaat, kami belum mendapat data riil di lapangan. Ini juga bagian dari masukan yang akan dilakukan penelusuran ke bawah,” tandasnya.(lora/htn).


Tirto.ID
Loading...

Komentar