oleh

HMI dan GMNI Kompak Demo Tolak Kenaikan BBM

PortalMadura.Com, Pamekasan – Puluhan aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD setempat, dan kompak menolak rencana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Mereka menilai, rencana kenaikan harga BBM hanya akan menambah daftar kesengsarakan rakyat, dan tidak ada pembenar dan alasan yang rasioanal dengan dinaikkannya harga BBM oleh pemerintah yang baru.

Ketua Cabang HMI Pamekasan Moh.Khafifi dalam orasinya bilang, kenaikan harga BBM hanya akan menyengsarakan rakyat kecil, dan pemerintah tidak pernah berfikir sengsaranya rakyat seperti apa dibawah.

“Presiden Jokowi-JK ternyata serigala berbulu domba, seolah-olah pro rakyat, tetapi nyatanya hanya menghisap darah rakyat, menaikan harga BBM sudah pasti akan membikin rakyat sengsara,” teriaknya, Senin (10/11/2014).

Sementara itu, Ketua GMNI Cabang Pamekasan, Makruf Malaka juga menilai, yang paling bertanggung jawab terhadap kenaikan harga BBM adalah seluruh partai pengusung Jokowi-JK.

“Seluruh partai pengusung Jokowi-JK harus bertanggung jawab terhadap kenaikan BBM, PDI-P harus bertanggung jawab terhadap hal ini, mengapa PDI Perjuangan yang dulu menolak kenaikan harga BBM ternyata hari ini menjilat kembali ludahnya,” ungkapnya berapi-api.

“Kami juga minta kepada dewan di Pamekasan agar aspirasi rakyat Pamekasan ini disampaikan kepada pemerintah pusat melalui para wakil rakyat,” harapnya. (reiza/htn)


Komentar