oleh

Honor Tenaga Outsourching di RSUD Sampang Tidak Sesuai UMK

PortalMadura.Com, Sumenep – Serikat Pembela Buruh Madura (SPBM) menduga ada penyimpangan dalam proses outsourching tenaga kerja di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang, Madura, Jawa Timur.

“Penyimpangannya pada dokumen prosedur penetapan pemenang tender serta honor tenaga outsourching di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK),” kata Tamsul, juru bicara SPBM dalam audiensi dengan pihak RSUD Sampang, Selasa (21/10/2014).

Dia menjelaskan, tahun 2010-2011 tenaga outsourching hanya mendapat honor Rp 500 ribu per bulan. Pada tahun ini, UMK Sampang kisaran Rp 600 ribu.

Kemudian tahun 2012 bervariasi tiap bulannya yakni dari Rp500 ribu sampai Rp 575 ribu. UMK saat itu, kisaran Rp 750 ribu, dan untuk tahun 2013 mendapatkan honor Rp 765 ribu, dengan nilai UMK Rp 900 ribu. Dan UMK tahun 2014 mencapai Rp 1,1 juta.

Sementara, Direktur RSUD Sampang dr Titin membantah tudingan lembaga swadaya masyarakat tersebut. Namun, disisi lain, ia berterima kasih telah memberi masukan dan kritikan.

“Kami sudah berupaya melakukan perbaikan secara maksimal dan sesuai prosedur,” kilahnya.(det/htn)


Komentar