oleh

HUT Kemerdekaan Di Mata Wabup Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia, yang digelar setiap tahun oleh seluruh rakyat Indonesia, sebenarnya memiliki nilai filosofi yang besar bagi rakyat Indonesia. Namun nilai-nilai luhur dari peringatan hari kemerdekaan, terkadang luntur oleh kehadiran hiburan yang berlebihan, saat melakukan perayaan kemerdekaan.

“Arti dari filosofi peringatan hari kemerdekaan bagi anak bangsa, adalah bagaimana anak bangsa sekarang bisa merefleksikan gigihnya perjuangan para pejuang tempo dulu, dalam bentuk pemikiran dan tenaga untuk kemajuan bangsa dimasa yang akan datang, bukan hura-hura semata yang justru menghilangkan arti sebenarnya peringatan kemerdekaan,” kata Wakil Bupati Sumenep, Soengkono Sidik, Rabu (13/8/2014).

Menurutnya, para pejuang tempo dulu rela berkorban nyawa demi merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Tidak hanya itu, para pejuang juga merelakan harta bendanya, sebagai biaya perjuangan.

Namun Soengkono juga tidak menampik, jika pada peringatan hari kemerdekaan digelar berbagai hiburan. Namun hiburan yang digelar masyarakat diharapkan tidak berlebihan, sehingga akan menghilangkan makna kemerdekaan yang sebenarnya.

iklan hari santri

“Gak papa masyarakat merayakan kemerdekaan dengan suka cita dan menggelar berbagai hiburan, namun jangan sampai lupa akan makna kemerdekaan yang sebenarnya, kita harus mengingat bagaimana para pejuang tempo dulu merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,” urainya.

Pihaknya tetap mengharapkan warga Indonesia pada umumnya dan warga Sumenep pada khususnya, mampu merefleksikan nilai perjuangan para pejuang tempo dulu, dalam bentuk sumbangan tenaga dan pemikiran untuk kemajuan bangsa di masa yang akan datang. Soengkono juga menghimbau para pemuda di Sumenep, agar bisa mengisi kemerdekaan dengan menyumbangkan pemikirannya, demi kemajuan Sumenep tercinta,

Sehingga Kabupaten Sumenep, menjadi Kabupaten yang maju dan mempu mensejahterakan rakyatnya. Namun untuk mewujudkan impian tersebut, diperlukan kebersamaan dan kekompakan sesama masyarakat Sumenep.

Tanpa adanya kebersamaan, mustahil kemajuan serta kesejahteraan di Sumenep akan terwujud. Namun pihaknya tetap optimis masyarakat bisa bersatu padu dalam memajukan Sumenep, seperti yang dilakukan pejuang Sumenep tempo dulu.

“Kami optimis masyarakat Sumenep bisa bersatu padu dalam memajukan Sumenep, karena pejuang terdahulu kita mampu merebut kemerdekaan, lantaran mereka bisa bersatu padu,” pungkasnya.(dien/nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.