Ibu-ibu Sumenep Harus Cerdas Menggunakan Gadget

  • Bagikan
Ibu ibu Sumenep Harus Cerdas Menggunakan Gadget
Ibu-ibu Sumenep diajari cerdas menggunakan gadget (GOW Sumenep/@portalmadura.com))

PortalMadura.Com, Sumenep – Cara cerdas menggunakan gadget diajarkan bagi ibu-ibu di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jumat (10/12/2021).

Mereka yang tergabung di Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep, mendapatkan materi langsung dari pakar psikologi dan dokter kesehatan mata.

Dua pemateri itu, Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq dan tenaga medis spesialis mata Dr. H. Karnedi Homber dari RSUD dr. H. Moh. Anwar, Sumenep.

Kegiatan yang bertempat di Sekretariat TP PKK Kabupaten Sumenep itu, digelar oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sumenep. Ada 25 organisasi wanita yang tergabung di GOW Sumenep.

Ketua GOW Kabupaten Sumenep, Khusnul Khotimah Rasiyadi menjelaskan, kegiatan cara cerdas menggunakan gadget itu sengaja dilaksanakan menjelang peringatan Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember.

“Hari ibu itu, peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak, maupun di lingkungan sosial,” terangnya.

Menurut dia, ibu-ibu itu perlu memahami betul sisi positif dan negatif penggunaan gadget. “Kapan kita menggunakan dan kapan kita harus istirahat pakai gadget. Ibu-ibu harus cerdas,” ujarnya.

Sisi negatif penggunaan gadget sangat besar jika digunakan anak-anak tanpa ada kontrol dari ibu. Anak-anak bisa saja menonton apa saja yang berbahaya yang tersebar di media sosial.

“Durasi menggunakan gadget juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan kita,” katanya.

Pihaknya meminta agar jangan dibiasakan pakai gadget untuk mengatasi anak saat menangis. “Misalnya, kalau nangis ya jangan ditunjukkan video-video di media sosial,” ucapnya.

Pihaknya mengajak untuk kembali pada kebiasaan masa lalu. Sebab, untuk menumbuhkan kreativitas anak tidak harus selalu menggunakan gadget.

“Apalagi ditunjukkan game atau main game online, kan berbahaya. Masa anak-anak ini rawan meniru. Responnya anak-anak sangat tinggi,” terangnya.

Ibu-ibu, kata dia, harus terus mendampingi dan menghindari penggunaan gadget bagi anak-anak. Orang dewasa pun perlu membatasi penggunaan gadget.

“Radiasi gadget itu kan tinggi, dan berbahaya untuk semua kalangan [umur],” tandasnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.