PortalMadura.com–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mencatatkan kinerja gemilang pada 2026, dengan proyeksi tertinggi mencapai level 10.000.
Proyeksi ini disampaikan oleh tim analis global JP Morgan dalam laporan riset yang dirilis pada 5 Desember 2025, menegaskan optimisme terhadap prospek pasar saham Indonesia di tengah kondisi ekonomi yang semakin kondusif.
Dalam laporan tersebut, JP Morgan menetapkan target dasar IHSG di level 9.100 pada akhir 2026, berdasarkan asumsi pertumbuhan laba perusahaan sebesar 8% dan valuasi pada 15 kali price-to-earnings (P/E) ratio.
Skenario optimis bahkan menempatkan IHSG di level 10.000, sementara skenario terburuk (bear case) dipatok di 7.800.
Proyeksi positif ini didukung oleh ekspektasi kebijakan moneter yang tetap longgar. JP Morgan memperkirakan Bank Indonesia akan memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin sepanjang 2026, sejalan dengan perbaikan likuiditas di sektor keuangan.
Selain itu, defisit transaksi berjalan diperkirakan tetap terjaga di bawah 1% terhadap PDB, meski tekanan terhadap nilai tukar rupiah masih menjadi risiko utama yang perlu diwaspadai.
“Volatilitas rupiah jika berlanjut dapat memengaruhi kepercayaan pelaku usaha dan arus modal asing,” tulis tim analis yang terdiri dari Henry Wibowo, Rajiv Batra, Khoi Vu, Benny Kurniawan, Arnanto Januri, Steven Suntoso, dan Harsh Wardhan Modi.
Sejalan dengan proyeksi IHSG, JP Morgan juga merilis 10 saham pilihan (top picks) untuk investasi tahun depan.
Kriteria pemilihan meliputi eksposur terhadap pemulihan konsumsi domestik, potensi peningkatan total shareholder return (TSR), kualitas fundamental perusahaan yang solid, serta valuasi yang menarik.
JP Morgan menyatakan posisi overweight (OW) pada sektor Materials, Consumer Staples, Consumer Discretionary, Industrials, dan Real Estate.
Sebaliknya, sektor Financials dinilai neutral (N) karena likuiditas rupiah yang ketat dan risiko kualitas aset.
Sektor Communication Services dan Healthcare juga masuk dalam posisi netral, mengingat ketidakpastian terkait perbaikan ARPU dan reformasi BPJS.
Berikut 10 saham pilihan JP Morgan untuk 2026 beserta target harga 12 bulan ke depan berdasarkan konsensus analis Bloomberg per 5 Desember 2025:
- BBCA: Target harga Rp10.577 (34 analis rekomendasi buy)
- ANTM: Target harga Rp3.720 (22 buy)
- ICBP: Target harga Rp11.821 (33 buy)
- ISAT: Target harga Rp2.556 (28 buy)
- EMTK: Target harga Rp1.550 (2 buy)
- ASII: Target harga Rp6.906 (25 buy)
- JSMR: Target harga Rp5.054 (17 buy)
- MAPI: Target harga Rp1.653 (28 buy)
- GOTO: Target harga Rp92 (25 buy)
- PWON: Target harga Rp516 (21 buy)
Meski sentimen pasar terlihat positif, investor tetap diimbau untuk mempertimbangkan risiko secara mandiri.
Artikel ini bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual instrumen keuangan tertentu.





