oleh

Ikon Baru, Sumenep Kota Keris

PortalMadura.Com, Sumenep – Peresmian Monumen Keris yang berada di pintu masuk bagian barat kota Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tepatnya di simpang empat Pandian dan Kelurahan Karangduak menandai Sumenep mempunyai ikon baru yakni sebagai Kota Keris.

Peresmian monumen tersebut sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Sumenep ke 745. “Kenapa harus ada monumen keris disini (Pandian, Karangduak, red), karena dalam sejarah disebutkan jika empu keris itu ada di dua desa itu. Jadi, sangat strategis bila monumen keris ada disini,” terang Bupati Sumenep, A Busyro Karim, Minggu (9/11/2014).

Dipilihnya, keris sebagai ikon baru Sumenep, sambungnya, untuk mempertegas bahwa keris mempunyai nilai budaya yang sangat tinggi. Keris juga merupakan karya agung yang sudah diakui dunia.

“Hasil penelitian tahun 2012, Sumenep tercatat paling banyak pengrajin keris. Waktu itu, berjumlah 524 orang. Data terbaru, pengrajin keris mencapai¬† 648 orang. Hal ini sudah di akui oleh Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO),” katanya.

Menurut dia, banyak daerah lain yang mempunyai lebih dari satu ikon. Hal itu, tidak menjadi masalah. Di Indonesia, banyak kota-kota yang mempunyai identitas lebih dari satu. “Ikon itu disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing,” tegasnya.

Ikon kota keris untuk Kabupaten Sumenep, juga bagian dari upaya promosi wisata. Oleh karenanya, kecintaan terhadap keris harus terus ditumbuhkan ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Ia mengungkapkan, filosofi dari keris sudah sering diucapkan oleh orang-orang terdahulu, yakni “Keras Kodu Akeris”. Artinya, boleh keras tapi tetap bermoral dan mempunyai intelektual yang bagus. “Kita memang dituntut untuk keras dalam upaya peningkatan semua sektor, tetapi tetap harus bermoral,” ujarnya.

Pihaknya juga mempunyai keinginan besar agar Sumenep mempunyai pusat UMKM (semacam gerai). Karena hasil karya seni dan produk lokal sudah banyak tumbuh dan berkembang pesat diberbagai pelosok desa. “Saya juga ingin ada toko pusat keris dan UMKM lainnya. Karena memang pemerintah mempunyai kewajiban untuk mencari peluang pasar,” janjinya.(htn)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE