Ingin Sepeda Motor Anda Tak Overheat? Ini 5 Cara Mencegahnya

  • Bagikan
Sepeda motor overheat
ilustrasi

PortalMadura.Com – Permasalahan overheat memang kerap terjadi pada kendaraan, tidak terkecuali sepeda motor. Biasanya, motor yang mengalami panas berlebihanan (overheat) tiba-tiba kehilangan tenaga secara mendadak meski mesin masih aktif.

Penyebabnya, overheat bisa terjadi lantaran tingkat suhu pada mesin yang melewati batas normal pada komponen mesin. Hal ini diketahui karena sirkulasi oli mesin yang terhambat, serta hilangnya pendingin pada kinerja mesin.

Gejala overheat ini, biasanya kerap terjadi pada jenis sepeda motor lawas. Sebab, seiring perkembangan teknologi mesin sepeda motor, tidak sedikit sang insinyur membenamkan sensor seperti Electronic Control Unit (ECU) yang dapat menyelaraskan kinerja komponen pendingin mesin secara optimal.

Lalu, bagaimana cara mencegah terjadinya overheat pada motor?. Yuk, ikuti tips berikut ini:

Ganti Oli
Pergantian oli secara berkala dan tepat waktu sangat penting, karena dapat membuat mesin awet dan bekerja secaramaksimal. Selain itu, oli sangat berperan penting dalam mesin, karena sebagai pelumas untuk meminimalisir gaya gesekan antar komponen yang berpotensi menyebabkan kerusakan.

Oli juga berguna untuk mengontrol suhu di dalam ruang mesin. Pastikan oli bisa mengalir lancar dalam melumasi piston, klep, noken as, dinding silinder, dan komponen-komponen yang lainnya.

Oli Rekomendasi
Banyak pengguna motor yang masih belum memahami pilihan oli ini. Pada buku petunjuk penggunaan oli untuk motor, sudah disertakan jenis dan tipe oli yang dianjurkan untuk mesin motor.

Oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin akan membantu mesin bekerja dengan maksimal.

Setel Kerapatan Piston
Posisi piston dalam silinder yang terlalu rapat akan membuat seher dan piston tidak bisa bergerak secara leluasa dan dapat menghambat saluran pelumasan oli. Hal ini dapat dipastikan bisa membuat mesin menjadi cepat panas. Dengan demikian, ini bisa menyebabkan piston berpotensi merusak blok mesin.

Apabila setelan piston tidak sesuai, lebih baik bawa ke bengkel resmi untuk mendapatkan setelan yang sesuai dengan standar pabriknya.

Periksa Kinerja Kipas Radiator
Hal ini untuk sepeda motor yang sudah memiliki radiator. Komponen ini berfungsi mengalirkan udara segar melewati sirip-sirip radiator dan mendinginkan suhu cairan radiator atau water coolant. Kipas radiator akan berputar sesuai instruksi dari sensor yang mengabarkan kalau mesin dalam kondisi panas berlebih.

Jika motor Anda sudah tua dan tidak ada kipas radiator, sebaiknya segera pasang agar membantu pendinginan mesin.

Periksa Cairan Pendingin
Cairan pendingin ini lebih dikenal dengan nama water coolant. Cairan ini didistribusikan melalui radiator mesin untuk mendinginkan mesin motor ketika digunakan.

Kejadian yang sering terjadi, yaitu berkurangnya cairan pendingin ini, biasanya terjadi akibat tidak terkontrol oleh pengguna motornya. Oleh karena itu, pengecekan water coolant sangat disarankan, terlebih ketika dirasa motor sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh. (liputan6.com/Salimah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.