oleh

Ini Cara Bercinta Yang Aman Tanpa Kondom

PortalMadura.Com – Memiliki anak memang didambakan oleh sebagian besar pasangan. Namun bagaimana jika pasangan belum siap untuk memiliki anak, tapi tak ingin melewatkan hubungan seks.

Nah, untuk mencegah kehamilan yang belum diinginkan Anda bisa menggunakan kondom meski kadang tak nyaman dan tak sepenuhnya aman.

Bagi Anda yang ingin lebih alami dalam menunda kehamilan, bisa mencoba tips berikut:

1. Berhubungan seks di ‘minggu aman’
Bagi sebagian besar perempuan tentu memiliki siklus tetap saat menstruasi. Dengan menggunakan sistem ‘tanggalan’ ini Anda bisa menghitung sendiri kapan ‘minggu aman’ itu berada. ‘Minggu aman’ bagi pasangan yang sudah menikah untuk melakukan hubungan seks adalah antara hari ke-8 sampai hari ke-15 siklus menstruasi wanita. Hari ke-8 adalah setelah hari terakhir menstruasi hingga sebelum masuk masa subur yang jatuh pada hari ke-14.

2. Metode ‘tarikan’
Metode tarikan yakni lelaki menarik organ intimnya saat akan mengeluarkan air mani, merupakan cara mencegah kehamilan yang sering dipraktikkan sebagian besar pasangan. Namun sayangnya metode ini juga tak sepenuhnya aman. Keefektifannya hanya 83 persen dibanding menggunakan kondom yang mencapai 84 persen.

3. Mengonsumsi pil KB
Pil KB merupakan salah satu cara terbaik menunda kehamilan tanpa kondom. Jika Anda tidak ingin minum pil karena takut akan efek sampingnya, Anda bisa mengunjungi dokter mengonsultasikan keluhan Anda kepadanya.

4. Lakukan foreplay
Foreplay atau bercumbu dengan pasangan, tanpa melakukan penetrasi, membantu meningkatkan keintiman dan mengurangi ketakutan yang menyebabkan kehamilan. Cara ini merupakan solusi tepat bagi Anda dan pasangan yang belum siap menjadi orangtua tanpa meninggalkan keintiman hubungan. (Boldsky/suara)


Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE