oleh

Ini Hasil Pemeriksaan Camat Batang-Batang Soal Video Viral “Keco’ Sapena”

PortalMadura.Com, Sumenep – Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai menindaklanjuti perkataan “Keco’ Sapena” oleh Camat Batang-Batang, Joko Suwarno.

“Kami sudah menggelar rapat majelis kode etik. Selanjutnya, masih dalam proses,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Abd. Madjid, Jumat (20/8/2021).

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Hasilnya, kata dia, merujuk pada peraturan bupati (Perbup) nomor 31 2017 tentang kode etik pegawai negeri sipil di lingkungan Kabupaten Sumenep dengan melaksanakan ketentuan pasal 13 peraturan pemerintah RI 42 tahun 2004.

Kode etik itu berbunyi, kode etik ditetapkan berdasarkan karakteristik masing-masing instansi dan organisasi profesi. “Sanksinya moral berupa teguran kepada yang bersangkutan. Tapi semuanya belum final karena kita masih perlu mengkaji keterangan lain yang kami dalami,” terangnya.

Sebelumnya, perkataan seorang oknum Camat di Kabupaten Sumenep sedang viral melalui platform WhatsApp. Perkataan itu dalam bentuk video berdurasi 30 detik.

Dalam cuplikan video yang bercampur bahasa Madura terdapat kalimat ” …Curi sapinya, kata Bupati. sampai begitu. Curi sapinya orang yang tidak mau divaksin…”?.

Tonton Juga : Videonya Viral di Sumenep, Oknum Camat Seret Bupati, “yang gak mau divaksin curi sapinya”?

Oknum Camat itu sedang duduk bersama empat orang lainnya. Ada yang mengenakan pakaian TNI dan Polisi.

Sedangkan banner yang ada di belakangnya bertuliskan “Rapat Koordinasi Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep”.

Sementara, Camat Batang-Batang, Sumenep, Joko Suwarno mengaku sudah mengetahui dan membenarkan video tersebut sedang viral. Perkataan tersebut hanya guyonan.

Tonton Juga : “Kades Disuruh Nyuri Sapi” Camat Batang-Batang: Itu adalah Guyonan

Pasca itu, Kantor Camat Batang-Batang, Sumenep dikepung warga yang mengatasnamakan Pemuda Peduli Sumenep (PPS) pada Kamis, (19/8) pagi. Mereka meminta pertanggungjawaban atas ungkapan tersebut yang vedionya viral. (*)

Tonton Juga : Viral Video Parodi Kartu Vaksin Dikalungkan ke Sapi&Seruan Aksi hingga #KECOKSAPENA

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar