oleh

Ini Keberkahan yang Akan Anda Dapatkan Saat Sahur

PortalMadura.Com – Ketika menunaikan ibadah puasa, umat muslim biasanya melaksanakan rutinitasnya terlebih dahulu yaitu dengan bersahur. Tapi terkadang sebagian orang tidak tahu apa manfaat dan keberkahan yang bisa didapat saat makan sahur.

Padahal, dengan bersahur berarti ia telah menjalankan sunah Rasulullah. Selain itu, sahur juga akan menambah kekuatan dan keikhlasan dalam beribadah.

Sahur juga bisa membantu menghilangkan kemarahan dan tabiat buruk yang biasa muncul karena lapar. Pada saat sahur adalah saat ketika seseorang berkesempatan untuk mengingat Allah, berzikir, dan mengangkat tangannya ke hadirat Allah untuk berdoa, karena doa-doa di waktu sahur akan dikabulkan.

Allah mewajibkan puasa kepada kita sebagaimana telah mewajibkannya kepada orang-orang sebelum kita dari kalangan Ahlul Kitab, Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu puasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa” (QS Al Baqarah: 183).

Dari Salman radhiyallahu ‘anhu Rosulullah bersabda, “Barokah ada pada tiga perkara: Jama’ah, Tsarid, dan makan sahur” (HR Thabrani, Abu Nu’aim). Dari Abdullah bin Al Harits dari seorang sahabat Rasulullah : Aku masuk menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika dia makan sahur, beliau berkata, “Sesungguhnya makan sahur adalah berkah yang Allah berikan pada kalian maka janganlah kalian tinggalkan” (HR An Nasaa`i dan Ahmad).

Keberadaan sahur sebagai barakah sangatlah jelas, karena dengan makan sahur berarti mengikuti sunah, menumbuhkan semangat serta meringankan beban yang berat bagi yang berpuasa, dalam makan sahur juga menyelisihi Ahlul Kitab karena mereka tidak melakukan makan sahur.

Oleh karena itu, Rasulullah menamainya makan pagi yang diberkahi sebagaimana dalam dua hadis Al Irbadh bin Sariyah dan Abi Darda` radhiyallahu ‘anhuma, “Marilah menuju makan pagi yang diberkahi, yakni sahur”.

Di waktu sahur, Allah dan Malaikat-Nya berselawat kepada orang-orang yang sahur. Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda, “Sahur itu makanan yang barokah, janganlah kalian meninggalkannya walaupun hanya meneguk seteguk air, karena Allah dan malaikatNya berselawat kepada orang-orang yang sahur”.

Oleh sebab itu, seorang muslim hendaknya tidak menyia-nyiakan pahala yang besar ini dari Rabb yang Maha Pengasih. Dan sahurnya seorang mukmin yang paling afdal adalah kurma.

Bersabda Rasulullah, “Sebaik-baik sahurnya seorang mukmin adalah kurma”. (HR Abu Dawud, Ibnu Hibban, Baihaqi). Barangsiapa yang tidak menemukan kurma, hendaknya bersungguh-sungguh untuk sahur walau hanya dengan meneguk satu teguk air, karena fadilah (keutamaan) yang disebutkan tadi, dan karena sabda Rasulullah, “Makan sahurlah kalian walau dengan seteguk air”.

Disunahkan mengakhirkan sahur sesaat sebelum fajar, karena Rasulullah dan Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu melakukan sahur, ketika selesai makan sahur Rasululullah bangkit untuk salat subuh, dan jarak (selang waktu) antara sahur dan masuknya salat kira-kira lamanya seseorang membaca lima puluh ayat di Kitabullah.

Anas radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu, “Kami makan sahur bersama Rasulullah, kemudian beliau salat, aku tanyakan (kata Anas): Berapa lama jarak antara azan dan sahur? Beliau menjawab, “Kira-kira 50 ayat membaca Alquran” (HR Bukhari Muslim).

Baca Juga : Telat Bangun dan Sudah Masuk Imsak, Bolehkan Melanjutkan Sahur ?

Rasulullah memerintahkannya dengan perintah yang sangat ditekankan. Beliau bersabda, “Barangsiapa yang mau berpuasa hendaklah sahur dengan sesuatu” (HR Ibnu Abi Syaibah, Ahmad, Abu Ya’la, Al Bazzar). Dan bersabda, “Makan sahurlah kalian karena dalam sahur ada barokah” (HR Bukhari Muslim).


Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : islampos.com

Komentar