Ini Kronologi Perampokan Pedagang Emas di Sumenep

Avatar of PortalMadura.com
Ini Kronologi Perampokan Pedagang Emas di Sumenep
Petugas kepolisian di TKP (Istimewa)

PortalMadura.Com, – Kasus yang menimpa seorang perempuan , Qurratul Aini (40), asal Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, sangat tragis.

Tangan dan lengan korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam milik pelaku. Dan korban harus di larikan ke RSUD Sumenep.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (27/9/2017), di Jalan Raya Desa Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep itu, korban hendak pulang ke rumahnya.

Ia dibonceng anaknya menggunakan motor beat warnah merah dengan nomor polisi M 4813 VC. Informasi yang dihimpun PortalMadura.Com menyebutkan, selama dalam perjalanan, korban melihat dua pengemudi motor yang membuntuti dari belakang.

Diluar dugaan, saat melintas di Kurmateh (sebutan nama tempat), mereka tiba-tiba memepet korban dan menarik keras tas yang berisi dagangan berupa emas, uang dan handphone.

Saat kejadian berlangsung, situasi arus lalu lintas sangat sepi dan jauh dari pemukiman warga. Korban sempat berteriak minta tolong dan berusaha mempertahankan tasnya.

Namun, pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang justru menyabetkan senjata tajam. Akibatnya, tangan korban mengalami luka serius sehingga tas lepas dari genggamannya. Pelaku melarikan diri menggunakan motor.

Kawanan perampok tersebut menggondol sekitar 6 ons emas dan uang tunai sekitar Rp20 juta serta HP milik korban.

Baca: Perampok Bersenjata Tajam Nyaris Habisi Nyawa Korban

Warga baru berdatangan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah pelaku melarikan diri. Korban pun akhirnya mendapat pertolongan warga dan dibawa ke Puskesmas terdekat. Namun, karena luka yang dialami cukup parah akhirnya dirujuk ke RSUD Sumenep.

Aparat kepolisian yang mendapat informasi peristiwa dugaan perampokan tersebut mendatangi TKP. Sayangnya, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi. (Hartono)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.