oleh

Ini Pahala Pakai Parfum Menurut Hadis

PortalMadura.Com – Pada hakikatnya, menggunakan parfum tidak melulu menjadi haram bagi kaum hawa. Mereka bisa mendapatkan pahala berupa diampuni dosa-dosanya hanya dengan menggunakan parfum, begitu pula untuk kaum adam. Benarkah?.

Sebagaimana yang diinformasikan oleh Rasulullah, bahwa pemakaian parfum ini adalah dalam rangka ibadah. Bukan semata karena suka wewangian, atau karena ingin dikatakan selalu berpenampilan menarik, simpatik, dan ingin menunjukkan kelas sosial tertentu di tengah-tengah masyarakat, melansir dari laman Republika.co.id, Ahad (19/7/2020).

iklan pilbup

Rasulullah menegaskan: “Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, sikat gigi, memakai parfum, dan memakai pakaian paling bagus yang dimilikinya, lalu pergi salat Jumat dan tidak melangkahi bahu orang, lalu salat sunah dan mendengarkan khotbah sampai selesai, serta tidak berbicara, maka diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jumat sebelumnya” (HR. Ahmad).

Hampir serupa dengan hadis di atas, Allah SWT berfirman: “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid” (QS. al-A’raf/6: 31).

Ayat ini selain sanggahan kepada orang-orang jahiliyah yang tawaf telanjang bulat, namun menurut Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Katsir memuat perintah menggunakan parfum karena termasuk perhiasan.

Secara praktis, Rasulullah mengakui menyukai parfum. Rasulullah bersabda: “Kesenangan duniawi yang aku suka adalah wanita dan minyak wangi. Dan dijadikan kesejukan mataku di dalam salat” (HR. Nasa’i).

Hadis ini juga memberi informasi bahwa parfum hanyalah kesenangan dunia yang dapat membuat sejuk dan khusyu’ dalam beribadah. Namun intinya, parfum adalah sunah Rasulullah yang berdimensi sivilisasi tinggi. Dalam suatu ritual, umat Islam kerap berbagi parfum.

Rasulullah menegaskan: “Barangsiapa ditawari minyak wangi janganlah menolak, karena minyak wangi itu enak aromanya dan ringan membawanya” (HR. Abu Daud).

Secara sosial memakai parfum juga berpahala. Yakni, manakala aroma harum yang menyebar dan membuat orang lain jadi senang dan merasa sejuk menghirupnya. Namun, kecuali yang bukan berasal dari parfum wanita yang menimbulkan rangsangan bagi laki-laki. Sebab dalam Islam, wanita hanya boleh menggunakan parfum di rumah saja.

Baca Juga: Umat Muslim, Ini Hukum Parfum Beralkohol Menurut Islam

Mengenai persoalan ini, Rasulullah bahkan memberikan kriteria parfum untuk laki-laki dan wanita. Rasulullah bersabda: “Parfum seorang laki-laki adalah yang tidak jelas warnanya tapi tampak beraroma harumnya. Sedangkan wewangian wanita adalah yang warnanya jelas namun aromanya tidak begitu tajam” (HR. Baihaki).

Untuk itu, aroma parfum wanita dilarang terlalu tajam. Lebih tegas lagi, Rasulullah mewanti-wanti dalam hadis yang ditulis Imam Nasa’i, Imam Abu Daud, Imam Turmudzi, dan Imam Ahmad, yaitu: “Seorang wanita yang mengenakan parfum lalu melewati sekumpulan laki-laki agar mereka mencium aroma harum yang dia pakai, maka wanita tersebut adalah seorang pelacur”. Naudzubillah.

Terkait dengan parfum, ada yang istimewa pada diri Rasulullah seperti diceritakan dalam suatu kesempatan oleh Anas bin Malik, yaitu: “Nabi SAW satu hari pernah berkunjung ke rumah kami. Kemudian beliau tertidur sebentar (qailulah) di rumah kami hingga tubuh beliau berkeringat. Lalu ibuku mengambil botol dan memasukkan keringat Rasulullah ke dalamnya. Tiba-tiba Rasulullah terjaga seraya bertanya kepada ibuku, “Hai Umu Sulaim, apa yang kamu lakukan terhadap diriku?” Ibuku menjawab, “Kami hanya mengambil keringatmu Ya Rasulullah untuk kami jadikan parfum bagi kami”. Keringat beliau merupakan salah satu parfum yang paling harum aromanya” (HR. Muslim).

Bagi kaum laki-laki ketika hari Jumat atau hendak melaksanakan salat Jumat, mari berniat memakai parfum hingga usai salat Jumat agar memperoleh ampunan dari Allah SWT. Bagi kaum wanita, niatkan memakai parfum di rumah untuk menyambut kedatangan suami pulang salat Jumat. Insya Allah akan mendapatkan pahala yang kurang lebih sama di hadapan Allah SWT. Wallahu A’lam.

Rewriter : Salimah
Sumber : republika.co.id
Tirto.ID
Loading...

Komentar