oleh

Ini Penampakan Sumur Telan 4 Warga Batuputih Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Sangat mengerikan melihat kedalaman Somor Manteki (Sumur) Dusun Mongguk, Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sumur dengan kedalaman 50 meter ini menelan 4 warga, Kamis malam (12/4/2018). Sudah 5 jam, 4 korban belum bisa dievakuasi lantaran tidak ada alat yang memadai. Hingga pukul 20.00 WIB warga dan petugas masih belum menemukan solusi untuk mengevakuasi para korban.

Empat warga yang tercebur sumur tersebut adalah Tosan, warga setempat yang juga pemilik sumur. Tiga korban lainnya, yakni Junaidi, Sugi dan Sumahwi semuanya warga desa tetangga yakni Desa Badur, Batuputih yang hendak menolong Tosan namun ikut tercebur.

Baca Juga: Terlihat Mengambang, 4 Warga Batuputih Tercebur Sumur Belum Dievakuasi

Asnawi warga setempat dan salah seorang famili korban Tosan menceritakan, peristiwa tersebut berawal saat korban Tosan hendak memasang pompa air ke dalam sumur dan dibantu oleh anaknya, Tikyono.

Beberapa saat kemudian, Tosan naik ke atas sumur hendak mengambil bambu yang rencananya akan dijadikan alat untuk memperlebar lubang sumber agar debit air bisa bertambah. “Itu dilakukan sekitar pukul 14.55 WIB,” kata Asnawi pada PortalMadura.Com via telepon.

Saat korban hendak turun kembali ke dalam sumur, korban Tosan melihat ada asap mengepul dari mesin pompa air. Lalu, mesin dimatikan. “Waktu itu Tosan menjerit minta tolong dan akhirnya jatuh ke dasar sumur. Ia tercebur sumur sekitar pukul 16.25 WIB,” ujarnya.

Sontak, Tikyono anak Tosan meminta tolong pada warga lain. Pertama yang berusaha menolong adalah Masrono, warga setempat. Namun karena banyak asap dari dalam sumur, ia mengurungkan niatnya, sehingga Masrono selamat.

Warga lain juga berusaha menolong, Sugik, Junaidi dan Sumahwi, ketiganya warga Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Sumenep. “Ketiga orang ini ikut tercebur ke dasar sumur. Sebelum itu juga ada yang hendak menolong, namanya Saleh. Namun, selamat karena mengurungkan niatnya setelah melihat asap tebal dari dalam sumur,” urainya.

Sementara, Hoza, salah seorang relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kecamatan Batuputih, Sumenep dilokasi menyampaikan, pada pukul 20.45 WIB ada usaha evakuasi yang dilakukan warga dengan alat seadanya. “Tapi belum tahu berhasil tidaknya untuk mengevakuasi korban. Ini sedang berlangsung,” jelasnya.

Rencananya pihak pemerintah daerah akan mendatangkan petugas dan alat evakuasi milik Pemprov Jatim. “Tim yang dari Surabaya kabarnya sudah dalam perjalanan,” pungkasnya.(Hartono)


Komentar