oleh

Inilah 10 Jenis Risiko yang Harus Dihadapi Pebisnis

PortalMadura.Com – Tidak bisa dipungkiri, hampir setiap bisnis yang dijalankan setiap orang pasti ada risikonya. Entah itu resiko yang terbilang ringan, sedang ataupun berat. Bisa dikatakan risiko dan tantangan menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Keduanya selalu ada dalam dunia usaha.

Adapun risiko dan tantangan ini juga beragam, mulai dari finansial, lingkungan, hingga kerja sama dengan berbagai pihak. Selain itu, jenis risiko lainnya juga sering kali dihadapi oleh para pelaku usaha. Lantas, apa saja risiko itu?.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Berikut ini berbagai risiko usaha yang harus siap dihadapi para pengusaha sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Rabu (28/7/2021) dari laman Idntimes.com:

Risiko Produksi

Dalam jenis usaha tertentu, untuk menghasilkan jumlah produk yang banyak dengan maksud memenuhi permintaan pasar, maka perusahaan haruslah melakukan pengerjaan dengan ringkas untuk menghasilkan produk yang lebih banyak.

Namun, dikarenakan beberapa faktor non-human (dari mesin atau alat produksi lain) atau faktor SDM yang tidak teliti atau tekun dan lain sebagainya, dapat membuat kekacauan dalam prosesnya, sehingga produk yang dihasilkan tidak sempurna seluruhnya.

Dampaknya, tidak semua barang terkontrol dengan teliti dan bisa jadi ketika sampai di tangan konsumen ada barang yang kebetulan cacat. Hal tersebut tentu merugikan perusahaan karena satu komplain dari pelanggan dapat berakibat fatal bagi perusahaan jika satu pelanggan tersebut membicarakannya dengan calon pembeli yang lain. Maka dari itu, hal tersebut akan menimbulkan risiko usaha.

Risiko Pemasaran

Risiko ini dekat dengan proses marketing dan pemasaran produk. Masalah yang sering dihadapi adalah Anda sering kesulitan untuk menguasai teknik marketing yang baik. Hal ini tentu menimbulkan risiko, seperti produk atau brand tidak dikenali dengan baik.

Cara yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko ini adalah dengan sering mengikuti seminar atau workshop mengenai teknik-teknik marketing, sering membaca buku, serta belajar langsung dari mentor atau seseorang yang telah sukses.

Risiko Sumber Daya Manusia

Dalam risiko ini, seringkali masalah yang kerap terjadi adalah dengan sumber daya manusia itu sendiri. Misalnya sifat pekerja yang kurang baik sehingga menimbulkan dampak negatif bagi perusahaan.

Hal ini tentu merugikan perusahaan dan karyawan itu sendiri. Maka itu, hal yang dapat dilakukan adalah lebih cermat dan teliti dalam menerima karyawan. Diperlukan seleksi lebih ketat untuk urusan ini.

Risiko Finansial

Salah satu risiko yang sering terjadi adalah ketidakpastian income atau pendapatan usaha yang berdampak pada finansial perusahaan. Tidak selamanya perusahaan akan memiliki keuntungan dalam jumlah besar. risiko ini termasuk risiko yang besar.

Oleh karena itu, pelaku usaha harus dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik jika hal ini muncul. Langkah penyelesaiannya juga harus dipersiapkan agar tidak terus mengalami kerugian yang signifikan.

Risiko Lingkungan

Bagi sektor usaha yang berkaitan dengan lingkungan, seringkali timbul beberapa risiko sumber daya alam, seperti polusi dan pencemaran. Solusi yang bisa diterapkan pada hal ini ialah, buatlah sebisa mungkin kegiatan perusahaan dengan ramah lingkungan dan tidak merugikan lingkungan sekitar.

Kini, banyak bahan baku dan upaya pencegahan terhadap kerusakan yang dapat dilakukan oleh perusahaan. Hal itu dapat diketahui dari banyaknya sumber edukasi terhadap lingkungan yang sudah banyak tersebar di Internet atau buku bacaan.

Risiko Teknologi

Usaha yang biasanya dijalankan dengan bantuan karyawan dan mesin atau teknologi, juga memiliki risiko tersendiri. Masalah yang sering muncul adalah waktu pemakaian alat yang harus selalu dipantau.

Jika pemakaian alat terlalu lama dan tidak dilakukan service secara berkala, maka kemungkinan alat akan rusak dan tidak dapat dipergunakan. Hal ini nantinya akan menjadi kerugian bagi perusahaan, maka dari itu perawatan alat, mesin dan teknologi harus diperhatikan.

Risiko Permintaan Pasar

Jika dirasa usaha yang dijalankan telah mencapai kesuksesan, maka hal itu tidak boleh menjadi hal yang membuat Anda cepat puas. Kondisi dalam pasar, seperti permintaan tentu harus tetap diperhatikan.

Mungkin pada saat ini permintaan pasar pada produk yang dihasilkan perusahaan cukup besar, namun apakah ada jaminan dalam kurun waktu 5 atau 10 tahun ke depan pasar masih menginginkan produk yang ditawarkan saat ini?.

Dengan adanya pertanyaan tersebut, maka pebisnis harus selalu memikirkan inovasi-inovasi produk yang dapat dilakukan dan melihat peluang apa yang dapat pertimbangkan untuk kesuksesan bisnis ke depannya.

Risiko Kerja Sama

Mempunyai partner dalam berbisnis tentunya harus bermanfaat bagi usaha yang dilakukan. Maka dari itu, untuk menghindari risiko kerja sama yang berujung pada kerugian, Anda harus memilih partner bisnis yang baik, jujur, bertanggung jawab, dan konsisten.

Ketika dirasa menemukan partner bisnis yang cocok, janganlah mudah percaya, Anda harus benar-benar mengenal terlebih dahulu orang tersebut dengan lebih baik. Hal ini diperlukan agar terhindar dari risiko penipuan dan partner yang kurang baik sehingga berdampak merugikan usaha yang dijalani.

Risiko dalam Pengembangan Aset

Pelaku usaha pastinya ingin mengembangkan usahanya sampai titik paling sukses. Namun, dalam pengembangannya dibutuhkan kehati-hatian, terutama jika ingin mengembangkan aset.

Usahakan untuk melihat, memperkirakan, serta menghitung kembali risiko apa saja yang kemungkinan akan muncul sehingga Anda siap dalam menangani risiko yang tidak terpikirkan terjadi. Anda dapat mempersiapkan langkah yang tepat untuk mengatasi hal tersebut.

Risiko Peraturan Pemerintah

Setiap warga negara tentu harus menaati peraturan dan hukum yang berlaku. Hal ini berkaitan dengan usaha yang dijalankan. Anda harus memastikan bahwa usaha yang dijalankan aman dan legal adanya.

Pemerintah biasanya selalu memberikan peraturan terkait sektor bisnis yang dijalani. Peraturan tersebut ada untuk ditaati. Pastikan jenis usaha yang dijalankan tidak melanggar peraturan pemerintah sehingga Anda akan mendapatkan jaminan usaha yang baik.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar