Inilah 10 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pemilik Situs Web

Inilah 10 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Pemilik Situs Web
ilustrasi

PortalMadura.Com – Situs web merupakan salah satu program yang bisa dijadikan tempat untuk memperluas bisnis, sekaligus sebagai sarana untuk menjangkau basis pelanggan yang lebih luas. Bahkan, platform ideal yang satu ini juga bisa meningkatkan loyalitas pelanggan dengan membangun hubungan emosional.

Dikutip PortalMadura.Com, Selasa (9/5/2017) pada laman liputan6.com, berdasarkan laporan We Are Social Asia Tenggara pada tahun 2017, bahwa terdapat 46 persen pengguna internet yang mengunjungi toko online dan 24,74 juta orang di Indonesia yang berbelanja via e-Commerce.

Angka ini menunjukkan potensi dan peluang bisnis yang dapat dihasilkan dari online platform bagi para pemilik bisnis di Indonesia begitu besar. Dengan begitu, pebisnis dapat menciptakan situs web populer yang dapat mendukung brand dan meningkatkan loyalitas pelanggan lebih mudah. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna situs web. Apa sajakah itu?.

Berikut sepuluh kesalahan umum yang sering dilakukan pengelola situs web beserta tips bagi para pemilik usaha kecil untuk menghindarinya:

Konten Visual Minim
Jangan membuat situs web menjadi laman polos. Penambahan konten visual bisa menjadi cara ampuh untuk hal ini. Pengunjung sering kali tidak mau berada di situs web untuk waktu lama.

Jika situs web itu memiliki video, gambar atau infografik, pesan yang hendak disampaikan akan dapat dipahami secara cepat dan jelas.

Kalimat dan Halaman Panjang
Kata tertulis tetap penting, tetapi ketika menyangkut situs web, sedikit teks akan lebih baik. Ketika pelanggan mengunjungi situs web, mereka ingin menemukan apa yang mereka cari dengan cepat dan mudah. Memiliki laman web penuh dengan teks akan membuat lebih banyak pelanggan berpaling.

Tidak Pertimbangkan Akses Situs Lewat Mobile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.