Inilah 8 Cara Jitu Untuk Mencuri hati Anak Anda

Avatar of PortalMadura.com
ilustrasi 13
ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Anda pasti menginginkan anak jatuh cinta pada Anda seperti halnya Anda padanya bukan?. Namun, ada sebagian orang tua yang sulit untuk membuat anaknya jatuh cinta bahkan tidak mau menuruti kata-kata orang tuanya.

Apa pun yang dikatakan, diperintahkan ataupun dilarangnya, anak tidak mau mendengarkan. Tentu hal ini akan membuat Anda sedih, karena Anda yang sudah melahirkan tapi anak tidak mau menganggap Anda.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencuri hati anak agar anak mencintai Anda dan menurutinya.

Berikut delapan langkah mencuri hati anak:

Minta Izin pada Anak saat Meminjam Barangnya
Dengan Anda meminta izin, anak akan merasa dihargai bahwa dialah pemilik benda tersebut. Perasaan ini merupakan penghargaan dan pengakuan atas kepemilikan, sehingga anak pun akan belajar menghargai milik orang lain.

Mengamati Kesukaan Anak
Bila orang tua tahu apa yang disukai anak dan mana yang tidak, maka anak akan merasa bahwa orang tuanya perhatian. Dia pun akan membalas dengan perasaan yang sama atau bahkan lebih perhatian yang diterimanya tersebut.

Baca Juga:  Guru Honorer Lulus Passing Grade PPPK Ngadukan Nasib ke Dewan

Mendengarkan Pendapat Anak
Meskipun masih kecil, anak sudah bisa mempunyai suara atau pendapat sendiri. Dengarkan, karena dari sinilah anak akan mengerti bahwa dia berarti bagi Anda.

Jangan Memaksakan Ambisi Pribadi
Anak merupakan individu yang mempunyai kehendak sendiri. Jangan sekali-kali orang tua memaksakan sesuatu apalagi bila itu ambisi pribadi yang tidak kesampaian. Biarkan anak-anak memilih.

Jangan Mencela Kekurangan Anak
Kekurangan merupakan sesuatu yang manusiawi. Bila Anda ingin anak percaya dan mencintai Anda sebagai orang tuanya, maka cintailah anak dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

Memberikan Kepercayaan Kepada Anak
Hal ini merupakan salah satu langkah untuk membangun kepercayaan diri anak. Berikan kepercayaan sesuai dengan perkembangan usia dan kematangan psikologisnya.

Baca Juga:  Hasil Sidang Isbat, Idul Adha Jatuh Pada Minggu 10 Juli 2022

Ada Waktunya Anak Dipihak yang Benar
Itu artinya orang tua jangan malu untuk meminta maaf bila memang diperlukan. Jangan gengsi. Karena dari sinilah anak akan belajar juga untuk meminta dan memberi maaf.

Tepat Janji
Poin ini merupakan salah satu dari terhindarnya seorang muslim dari gelar munafik. Jadi, tepatilah bila sudah berjanji terutama pada anak-anak. (pintarin.com/Salimah)

Ikuti Berita Terbaru Dari PortalMadura.com di  Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.