oleh

Inovasi Baru, Mahasiswa Poltera Berhasil Rancang Alat Basmi Covid-19

PortalMadura.Com, Sampang – Mahasiswa Politeknik Madura (Poltera), Jawa Timur, berinovasi dalam upaya mencegah dan mambasmi wabah virus corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang telah menjadi status pandemi global.

Inovasi baru yang dilakukan yakni menciptakan alat Basmi Corona (Basco) berupa bilik penyemprotan cairan disinfektan. Bilik itu, menggunakan pompa dan alat yang dapat mendeteksi jarak tertentu, serta menyemprotkan cairan secara otomatis.

Bahkan menggunakan Teknologi Internet of Things (IoT), Microcontroller, Sensor Ultrasonik, Relay dengan dimensi 300x150x180, dan Alat Pelindung Diri (APD) dilengkapi alat sensor.

Proses pembuatan alat Basco melibatkan sepuluh mahasiswa, di antaranya Fajrin Purnama Putra, Akh. Khoirun Niam H, Saiful, M. Raviqul Athfal, Mohammad Azhar, M Abdur Rosid, Noer Alif S, Imam Fahrur Rozi, Akhmad Jujuk dan M Nofal Alfallah.

Inovasi itu, mendapat rekomendasi dari sejumlah dosen Poltera kepada mahasiswa dari berbagai jurusan supaya dapat menyelesaikan alat Basco demi kepentingan kemanusiaan untuk menekan dan mengurangi risiko penularan Covid-19.

Humas Poltera, Taufik Hidayat menyampaikan, mahasiswa yang meracik bilik disinfektan mengembangkan desain yang diciptakan Fauzil Asghariansyah warga Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang.

“Alat Basco yang dibuat dengan melibatkan sepuluh mahasiswa kami demi kepedulian dan rasa kemanusiaan. Khususnya pada upaya pencegahan virus corona,” ujarnya, Minggu (29/3/2020).

Semua mahasiswa Poltera yang tergabung pada proses pembuatan alat Basco merupakan putra daerah Kabupaten Sampang.

“Desain awal yang dikonsep Fauzil hanya cukup untuk satu orang. Kemudian, mahasiswa kami berinisiatif membuat bilik disinfektan yang lebih besar,” paparnya.

Ruang bilik buatan mahasiswa Poltera itu, memuat pengendara sepeda motor yang masuk guna mendapat semprotan cairan disinfektan untuk membasmi penyakit menular.

“Sebelumnya, mahasiswa punya ide untuk membuat bilik disinfektan. Lalu muncul konsep baru dan berhasil membuat alat Basco bagi orang pengendara motor,” katanya pada PortalMadura.Com.

Alat Basco yang selesai dirancang mahasiswa Poltera, langsung digunakan petugas Posko Kewaspadaan pandemi Covid-19 di Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Sampang.

“Alat Basco juga dapat digunakan untuk lalu lintas. Jika ada orang yang masuk, bilik langsung menyemprotkan cairan secara otomatis. Maka petugas tidak perlu bekerja untuk mengatur sendiri,” imbuhnya.

Usai ada satu bukti yang dilakukan mahasiswa Poltera, pihaknya mengaku akan terus mengembangkan alat serupa agar digunakan untuk membantu masyarakat pulau Madura.

“Kami dorong mahasiswa untuk mengembangkan lebih banyak dan berkualitas untuk membantu pencegahan virus corona, khususnya bagi masyarakat Sampang,” pungkasnya.(*)

Penulis : Rafi
Editor : Rena RH
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE