oleh

ISEI Dorong UMKM Jadi Lokomotif Penanganan Dampak Covid-19

PortalMadura.Com, Sumenep – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) mendorong Usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi lokomotif dalam penanganan dampak Covid-19.

Pengurus Pusat Bidang Organisasi ISEI yang juga Ketua ISEI Madura, Dr. Hj. Alwiyah, SE., MM mencontohkan, UMKM terbukti berperan penting menjadi backbone (tulang punggung) dan buffer zone (penyangga) yang menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan ekonomi pada krisis keuangan global 1997 – 1998 yang popular disebut ‘krismon‘ atau krisis ‘moneter‘.

Saat ini, kata dia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membebaskan pajak penghasilan (PPh) untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama 6 bulan pada masa pendemi Covid-19.

“Namun itu tidak cukup melalui insentif pajak saja. UMKM itu usaha kecil tapi benar-benar kuat, maka perlu ada penanganan khusus pada bidang UMKM,” kata Alwiyah yang juga sebagai Pengurus Pusat Perhimpunan Ekonomi Pertanian (Perhepi) pada PortalMadura.Com, Senin (1/6/2020).

ISEI sedang memikirkan kebijakan pemerintah yang sudah mengambil langkah dengan refocusing anggaran dan realokasi cadangan belanja untuk mendukung pelaksanaan Gugus Tugas Covid-19 serta kebijakan penghematan (efisiensi) belanja untuk mendukung proses penanganan dan dampak Covid-19.

“Sekarang, bagaimana sasaran program untuk UMKM dalam situasi pandemi Covid-19?. Ini butuh design yang cepat dan tepat agar UMKM itu menjadi lokomotif penyelamatan ekonomi Indonesia,” tandasnya.

Menurut dia, semua sektor usaha ekonomi akan merasakan dampak Covid-19, misalnya dunia pariwisata di Sumenep, para nelayan dan usaha lainnya. “Nelayan tetap bisa melaut, tapi siapa yang akan menampung hasilnya. Ini masalah yang perlu diselesaikan lewat refocusing dan realokasi itu tadi,”,” ujarnya.

Pemerintah disarankan agar memperjelas kebijakan refocusing dan realokasi untuk pencegahan dan penanganan dampak Covid-19. “Berapa persen untuk sektor ekonomi?. Dan sektor ekonomi apa saja yang memerlukan?. Ini perlu pendataan,” tegasnya.

Dosen Magister Manajemen UPN Veteran Surabaya ini optimis penanganan dampak Covid-19 pada sektor ekonomi melalui UMKM akan membaik. “Pendataan sektor ekonomi yang membutuhkan dan berapa alokasi anggarannya itu yang terpenting,” pungkasnya.(*)

Tonton Juga Tempat Fashion Yang Recommended

 

Penulis : Hartono
Editor : Hartono
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE