ISEI : Pemerintah Dinilai Setengah Hati Mengemas Potensi Wisata Sumenep

Avatar of PortalMadura.com
Alwiyah
Rektor Unija Sumenep, Alwiyah
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dinilai masih setengah hati dalam mengemas potensi wisata, baik potensi alam maupun wisata religi.

Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) wilayah Madura, Hj. Alwiyah, SE, MM mengungkapkan, potensi wisata di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep sangat layak jual. Namun, hingga saat ini belum dikemas dengan baik, sehingga tidak mampu menyedot perhatian wisatawan.

“Jika wisata di Sumenep dikemas sedemikian rupa dengan tidak menghilangkan khas lokal, saya yakin akan mampu mendatangkan wisatawan dari dalam negeri maupun dari mancanegara,” kata Alwiyah yang juga Rektor Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Sabtu (13/9/2014).

Pasar wisata, kata dia, sedang mempunyai tempat dihati para wisatawan mancanegara maupun wisatawan dalam negeri. Otomatis, akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat lokal.

“Di Jawa Timur, sudah ada Banyuwangi yang memulai dan sangat kreatif. Kenapa Sumenep tidak bisa. Padahal, potensi alamnya justru jauh lebih bagus karena banyak pulau yang masih perawan,” ujarnya.

Baca Juga:  Al Amin dan Al Furqon Lolos 4 Besar Liga Santri KSAD 2022

Menurut dia, pemerintah kabupaten tidak cukup hanya mempromosikan atau konsentrasi pada komersialisasi Bandara Trunojoyo. Sedangkan potensi wisata yang sudah jelas akan mendatangkan banyak orang dari luar tidak ikut digarap dengan makasimal.

“Oreintasi bandara itu kan tidak hanya orang yang mau keluar Sumenep, tapi bagaimana mampu mendatangkan orang dari luar masuk ke Sumenep, sehingga bandara yang berstatus komersil bisa eksis,” tandasnya.

Rektor cantik ini juga menyayangkan ketika potensi kepulauan tidak tersentuh maksimal. Padahal, wisata kepulauan jauh lebih banyak dan bagus untuk dipromusikan pada wisatawan mancanegara. (baca : Yuk! Berlibur ke Pulau Giliyang)

“Kalau sekarang melakukan promusi wisata, ya sah -sah saja. Tapi, mana fasilitas penunjang wisata sehingga wisatawan itu bisa betah di Sumenep,” katanya.

Baca Juga:  Voli Pantai Putri Sumenep Kembali Sumbang Emas

Salah satu contoh, infrastruktur kelokasi wisata juga belum siap. Akomudasi dan kebutuhan lain yang membuat nyaman para wisatawan juga tidak dibangun. “Lalu apa yang bisa dijual sama wisatawan. Padahal, potensi wisata di Sumenep jauh lebih bagus dibanding daerah lain. Jadi, saya merasa pemerintah masih setengah hati dalam membangun wisata alam maupun wisata religi,” pungkasnya.(htn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.