oleh

Isi Daya Smartphone di Mobil dengan 3 Cara Ini

PortalMadura.ComSmartphone merupakan salah satu sarana komunikasi yang mempermudah melakukan banyak hal. Seperti belanja online, bayar tagihan, komunikasi dengan keluarga dan lain sebagainya.

Meskipun dalam perjalanan jauh menggunakan kendaraan, smartphone biasanya akan selalu dibawa. Sehingga, terkadang meski dalam mobil digunakan untuk mengisi daya baterai.

Banyak pilihan car charger di pasaran, mulai dari yang terjangkau hingga mahal. Namun rata-rata, harga akan menentukan kualitas.

Di sisi lain, banyak orang yang menganggap mengisi daya smartphone dengan car charger dapat merusak perangkat. Namun kenyataannya, ada cara yang aman untuk mengisi daya smartphone di mobil dengan car charger.

Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com dari laman liputan6.com, berikut cara sederhana agar baterai smartphone tetap awet walau sering diisi daya di mobil.

Jangan Letakkan Smartphone di Bawah Sinar Matahari

Hal pertama yang perlu diperhatikan yaitu menjauhkan smartphone dari sinar matahari langsung atau sumber panas yang berlebih.

Pasalnya, kondisi smartphone atau pun charger yang panas dapat merusak kompenen di dalamnya. Jika Anda mendapati smartphone atau charger yang panas, sebaiknya Anda langsung mencabutnya dan diamkan beberapa saat.

Jangan Gunakan Smartphone Ketika Diisi Daya

Jika Anda harus menggunakan smartphone ketika sedang diisi daya dengan car charger, lebih baik Anda urungkan niat tersebut.

Menggunakan smartphone ketika dayanya sedang diisi bisa merusak baterai dan komponen di dalamnya.

Ini juga tidak hanya berlaku untuk pengisian daya di dalam mobil, tapi mengisi daya dari sumber listrik di dalam rumah juga bisa berbahaya karena dapat membuat baterai cepat rusak.

Gunakan Car Charger yang Memiliki Proteksi

Disarankan untuk tidak asal membeli car charger. Pilihlah produk yang memiliki sejumlah proteksi agar pengisian daya smartphone semakin aman.

Banyak tipe proteksi yang bisa Anda dapatkan pada car charger berkualitas, seperti overheat protection, over charge protection, over discharge protection, over current protection, over voltage protection, dan over power protection.

Rewriter : Desy Wulandari
Sumber : Liputan6.Com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.