Jangan Merasa Dewasa Jika Masih Menyakiti Perasaan Orang Tua

Jangan Merasa Dewasa Jika Masih Menyakiti Perasaan Orang Tua
Ilustrasi
    Bagikan:

PortalMadura.Com – Kedewasaan seseorang bukan semata-mata hanya dilihat dari semakin bertambahnya usia, melainkan dari sikap atau perilaku dalam menyikapi persoalan kehidupan dan cara mengambil tindakan dengan bijak.

Banyak orang yang umurnya sudah beranjak tua tapi pikiranya masih seperti anak-anak, sedangkan ada yang muda tetapi sudah mampu berpikir dengan bijak. Salah satu gambaran kehidupan yang sering terjadi yaitu ketika seorang anak bertengkar dengan orang tua. Entah karena alasan tertentu Anda berdebat atau berselisih dengan orang tua.

Biasanya saat keinginan atau harapan tidak terpenuhi Anda langsung emosi, egois bahkan Anda membentak dan meninggikan nada suara hingga tanpa disadari Anda telah membuat orang tua bersedih. Memang tidak semua orang tua itu sesempurna seperti yang Anda bayangkan, namun dengan bertengkar sungguh pada akhirnya hanya akan saling melukai saja.

Pernahkah Anda demikian?. Jika iya, bisa dibilang hal itu tidak menunjukkan bahwa Anda sudah termasuk orang yang dewasa dalam bertindak. Seharusnya, bicarakanlah dengan cara baik-baik jika memang ada masalah, pikiran dalam keadaan tenang dan bersih. Sehingga segala masalahpun bisa terpecahkan.

Nah, jika Anda belum yakin akan hal itu, perhatikan penjelasan berikut dengan baik-baik, koreksi diri sendiri apakah Anda sudah termasuk bagian dari orang yang dewasa atau tidak:

Terlalu Sibuk Jadi Dewasa Hingga Mengabaikan Orang Tua
Iya, semakin bertambah usia maka semakin banyak persoalan dan tanggung jawab yang Anda miliki tentunya. Anda sibuk dengan semua hal soal perkara jadi dewasa. Tapi Anda malah mengabaikan orang tua. Kadang Anda merasa diri sendiri lebih sibuk dan banyak hal penting yang butuh perhatian daripada “sekadar” memperhatikan orang tua. Anda seolah merasa sudah jadi orang yang paling hebat sampai-sampai lupa kalau di belakang Anda selalu ada orang tua yang selalu mendoakan kebaikan Anda.

Banyak yang Sudah Dikorbankan oleh Orang Tua Tapi Anda Tidak Menyadarinya
Luangkan waktu Anda sejenak, ingat lagi semua pengorbanan yang pernah dilakukan orang tua hanya untuk Anda. Meskipun mereka bukan orang tua sempurna di dunia tapi pengorbanannya sungguh sudah tidak terkira. Anda tidak pernah tahu sudah berapa banyak luka dan derita yang rela mereka terima untuk membuat Anda bahagia. Sedangkan Anda terlalu sibuk dengan urusan Anda sendiri. Astaghfirullah…

Orang Tua Anda Sebenarnya Tidak Menuntut Apa-apa
Sungguh Anda belumlah dewasa kalau masih saja sering melukai hati orang tua. Anda masih sering bertengkar, berdebat, dan menyakiti hati serta perasaannya. Padahal orang tua Anda sebenarnya tidak menuntut apa-apa. Mereka hanya ingin Anda bahagia.

Mereka hanya mau melihat Anda sukses. Memang terkadang karena ego pribadi, Anda merasa jadi orang yang paling hebat. Merasa sudah di awang-awang dan tidak butuh orang tua lagi. Anda melupakan kenyataan bahwa orang tua Anda juga bertambah tua.

Semoga Anda Punya Cukup Waktu untuk Setidaknya Membuat Orang Tua Tersenyum
Sungguh tidak bisa rasanya Anda membalas semua cinta dan kasih sayang orang tua Anda. Tidak mungkin Anda bisa memberikan pengorbanan sebesar pengorbanan yang mereka berikan untuk Anda. Tetapi, semoga Anda masih punya cukup waktu untuk setidaknya membuat orang tua bahagia. Meski itu hanya sebatas membuat mereka tersenyum.

Semoga seiring bertambahnya usia maka Anda bisa lebih dewasa dan banyak mencurahkan perhatian pada orang tua. Jangan lupa untuk selalu doakan orang tua agar bisa berumur panjang, sehat selalu, dan mendapat curahan berkah yang tanpa batas. Karena, tidak akan ada Anda jika sebelumnya tidak ada orang tua. (vemale.com/Putri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.