oleh

Jangan Salah, Ini Bedanya Kulit Wajah Lembap dan Berminyak

PortalMadura.ComLadies, tahukah Anda perbedaan kulit lembap dan berminyak? Ya, banyak orang yang salah membedakan kondisi wajah yang lembap dengan yang berminyak. Hal tersebut seharusnya perlu Anda ketahui, karena ini bisa menentukan langkah yang tepat ketika merawat kulit. Penasaran bagaimana bedanya? Berikut penjelasannya untuk Anda.

Kulit berminyak terjadi ketika kelenjar lemak memproduksi minyak secara berlebihan. Cirinya antara lain wajah terlihat mengilap, riasan mudah luntur, dan gampang jerawatan.

Sementara, kulit yang lembap akan terasa lebih kenyal dan tidak terasa kencang. Kondisi ini sebenarnya secara alami dimiliki wajah.

Menurut dr.Adhimukti T.Sampurna, Sp.KK, cara paling mudah membedakannya adalah setelah kita mencuci muka dengan sabun wajah.

“Kalau habis cuci muka kulit kita terasa lembut, berarti kelembapannya cukup. Setelah beberapa saat memang akan muncul lagi minyak terutama di T-Zone (dahi, hidung, dagu, dan pipi tengah). Kalau muncul kebanyakan di area itu, berarti memang berminyak,” kata Adhi.

Sementara itu, kelempapan kulit atau rasa hidrasi memang akan tetap ada setelah kita mencuci muka.

Ia menjelaskan, kulit Anda mudah menjadi dehidrasi atau kehilangan cairan (kelempapan) setelah Anda memakai produk pembersih wajah terlalu berat.

“Setelah double cleansing atau triple cleansing, itu biasanya moisture-nya kalah. Rasanya kulit jadi kesat, kering,” ujar Adhi.

Tanpa Anda tambahkan pelembap lagi, kulit wajah akan muncul kelenjar minyak. “Kalau biasanya setelah satu jam minyaknya baru muncul, ini setelah pemakaian produk yang mengeringkan baru 30 menit sudah berminyak,” katanya.

Kondisi tersebut terjadi karena kulit merespon kondisi dehidrasi itu dengan sistem darurat. Karena kelembapan belum bisa dihasilkan dalam waktu tertentu sedangkan kulit sudah terlanjur kering, maka kelenjar kulit akan mengeluarkan minyak dulu.

Baca Juga : Ini Perbedaan Pelembap Pagi dan Malam Sesuai Kebutuhan Kulit Anda

Tetapi yang menjadi masalah adalah jika kelenjar minyak lebih aktif dari biasanya, bisa memicu penyumbatan pori-pori dan timbul jerawat atau peradangan.

Menurut Adhi, untuk mencegahnya, jangan pakai sabun atau toner yang membuat kulit kesat. Misalnya memilih toner yang bisa tetap melempapkan. Kalau pun ingin mengontrol minyak, pakai di T-zone saja, setelah itu gunakan pelempap wajah.

Jangan lewatkan juga penggunaan tabir surya, sebelum beraktivitas pagi hari. Kemudian, jaga hidrasi kulit dengan mengonsumsi cukup cairan dan menghindari asap rokok.

Itulah perbedaa kulit berminyak dan lembap. Semoga bermanfaat.


Rewriter : Nanik Dwi Jayanti
Sumber : kompas.com

Komentar