oleh

Jangan Takut, Kenali Kecemasan pada Kehamilan Trimester Ketiga

PortalMadura.Com – Semakin dekat dengan proses persalinan pasti perasaan ibu hamil semakin mendebarkan. Antara senang karena tidak sabar untuk segera menyambut kehadiran si kecil dan juga perasaan cemas karena takut menghadapi proses persalinan. Memasuki trimester ketiga tidak hanya perut Anda saja yang akan semakin membesar, namun kecemasan-kecemasan lain juga akan bertambah.

Dilansir dari laman Popmama.Com, Jumat (9/4/2021), berikut beberapa kecemasan umum yang biasa terjadi dan dialami saat memasuki trimester ketiga hingga menjelang persalinan:

Kecemasan Bayangan Saat Melahirkan

Pengalaman sakit luar biasa dari setiap cerita orang membuat kondisi ibu hamil menjadi begitu cemas. Kecemasan yang timbul biasanya merasa takut akan rasa sakit ketika proses persalinan. Pengalaman melahirkan memang menjadi pengalaman berarti dan tidak terlupakan. Tak jarang ibu hamil mendapatkan banyak cerita dari keluarga dan teman-teman terdekatnya yang sudah pernah melahirkan.

Kecemasan Kenaikan Berat Badan

Untuk mengatasi kecemasan yang satu ini, Anda harus bisa pintar memilih asupan makanan selama masa kehamilan. Perubahan secara fisik selama masa kehamilan memang pasti akan dirasakan ibu hamil. Tak bisa dipungkiri kalau kenaikan berat badan pasti akan dirasakan. Berat badan yang semakin bertambah tak jarang akan semakin membatasi aktivitas selama masa kehamilan.

Kecemasan Bayi Terlahir Cacat

Kecemasan lain yang seringkali dirasakan saat takut dengan kondisi bayi setelah proses kelahiran setelah. Beberapa ibu hamil merasa cemas terkait bayi terlahir cacat. Jangan lupa juga untuk rutin berkonsultasi dengan dokter kandungan selama masa kehamilan. Ini sangat penting karena Mama akan semakin mengetahui kondisi kesehatan janin di dalam kandungan.

Kecemasan Tidak Memiliki Kualitas Tidur Yang Cukup

Untuk mengatasi kondisi ini, ada baiknya untuk tidur miring karena akan lebih memperlancar aliran darah melalui plasenta menuju ke rahim. Selain itu juga diperbolehkan untuk tidur terlentang, namun harus berhati-hati jangan sampai salah gerak.

Rewriter : Raudatul Fitrah
Sumber : Popmama.Com

Komentar