Januari 36 Kasus, Bupati Sumenep Imbau Masyarakat Waspada DBD

Penulis: TaufikurrahmanEditor: Putri Kuzaifah
Januari 36 Kasus Bupati Sumenep Imbau Masyarakat Waspada DBD
dok. Bupati Sumenep Achmad Fauzi (@portalmadura.com)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengimbau masyarakat Sumenep, Madura, Jawa Timur, agar waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Pada Januari 2022, catatan sementara sudah tercatat 36 kasus.

“Mengingat pada musim penghujan memiliki pola tidak menentu sehingga dapat meningkatkan populasi nyamuk aedes aegypti meningkat,” terangnya, Rabu (26/1/2022).

Pihaknya mengajak masyarakat Sumenep untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan tindakan 3 M. Menguras penampungan air, menutup tempat penampungan air dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menimbulkan perkembangbiakan nyamuk.

Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumenep, pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) pada tahun 2020 mencapai 600 kasus.

Pada 2021 mulai mengalami penurunan signifikan menjadi 160, dan di tahun 2022 hingga tanggal 26 Januari tercatat 36 orang.

Baca Juga:  Keributan Libatkan Warga Sekampung Berakhir di 'Meja Restorative Justice' Polsek Sapeken

“Setiap tahun penyakit DBD di Sumenep ada. Alhamdulillah tidak sampai ada kasus kematian akibat itu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep Agus Mulyono.

Menurutnya, dari 27 kecamatan di Sumenep yang terjangkit DBD itu terbanyak di Kecamatan Kota Sumenep. Sebarannya di 27 kecamatan, namun tidak semua desa.(*)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.