oleh

Jelang Idul Fitri, Bupati Sumenep Bantu Warga Kurang Mampu

PortalMadura.Com, Sumenep – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Pasar Murah Ramadhan secara serentak di 5 (lima) lokasi, Rabu (16/7/2014).

Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim dalam sambutannya di depan Labeng Mesem mengungkapkan, potongan harga terhadap kebutuhan masyarakat yang dijual diacara Pasar Murah Ramadhan mencapai 25 persen. Hal ini, sama dengan tahun kemarin atau meningkat dibandingkan dua tahun sebelumnya, yang hanya memberikan potongan harga 20 persen.

“Kita ingin, di momen yang bersejarah seperti bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, masyarakat Sumenep yang berpenghasilan rendah, dapat menikmati dan merayakan bulan suci dan hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan,” ujar Busyro.

Orang nomor satu di ujung timut pulau garam Madura ini menjelaskan, indeks daya beli masyarakat Sumenep dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pada tahun 2013, indeks daya beli masyarakat Sumenep mencapai 66,57 persen atau naik dibandingkan tahun 2012 yang sebesar 65, 67 persen.

Meningkatnya indeks daya beli tersebut, ditandai dengan meningkatnya rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat dari Rp.644.190,- menjadi Rp.649.290,-. Semua itu menunjukkan, jika tingkat kesejahteraan masyarakat Sumenep semakin membaik dari waktu ke waktu.

“Peningkatan kemampuan daya beli tersebut tidak lepas dari upaya-upaya pemerintah daerah dalam mendorong sektor riil yang ada di masyarakat, terutama usaha kecil menegah yang didukung oleh pembangunan infrastruktur yang memadai,” tegasnya.

iklan hari santri

Oleh karena itu, dia berharap Pasar Murah tersebut benar-benar tepat sasaran. Yakni untuk kalangan tidak mampu, bukan untuk para pedagang. Untuk itu, jangan jadikan kegiatan itu untuk memperkaya diri sendiri, sehingga membuat orang lain semakin dalam kesempitan.

“Jika niat kita seperti itu, maka kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang tidak manusiawi, karena mengambil kesempatan orang lain yang lebih membutuhkan,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada panitia agar kegiatan serupa tetap ditingkatkan di tahun mendatang, baik dari segi kualitas barang, maupun dari sistem manajemennya. Sehingga, acara Pasar Murah benar-benar terlaksana sesuai harapan banyak orang.

Pihaknya menghimbau agar seluruh warga dapat memanfaatkan Pasar Murah Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Bagi yang berhak menerima, pasti akan kebagian jatah. “Menjelang hari Idul Fitri, masyarakat jangan resah akan terjadi lonjakan kenaikan harga. Sebab pemerintah akan terus memonitoring harga pasar, melakukan antisipasi dan intervensi secara dini agar kenaikan harga tidak terjadi secara radikal,” ungkapnya.

Busyro juga berharap, semoga, segenap ikhtiar, kebersamaan dan kepedulian semua pihak terhadap Kabupaten Sumenep, mampu menjadikan Sumenep sebagai Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur. “Negeri yang subur makmur, adil dan aman dalam lindungan Allah Swt,” tutupnya.

Pasar Murah Ramadhan 1435 H tersebut digelar di lima (5) lokasi, yakni ; eks pembantu bupati kota (Lokasi Depan Labeng Mesem), eks pembantu bupati Bluto (Lokasi lapangan Kecamatan Lenteng), eks pembantu bupati Guluk-Guluk (Lokasi lapangan Guluk-Guluk), eks pembantu bupati Batang-Batang (Lokasi lapangan Kecamatan Batang-Batang), dan eks pembantu bupati Ambunten (Lokasi lapangan Kecamatan Ambunten).(htn)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.