Jelang Ramadan, Komisi B DPRD Jatim Pastikan Stok Beras Aman

Avatar of PortalMadura.com
Jelang Ramadan, Komisi B DPRD Jatim Pastikan Stok Beras Aman
Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Aliyadi Mustofa (Foto: Marzukiy @PortalMadura.Com)

PortalMadura.Com, Pamekasan – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur memastikan stok beras di daerahnya aman menjelang bulan suci Ramadan tahun 2021.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) hingga akhir tahun 2020 produksi beras di Jatim mencapai 10,02 juta ton. Sementara data terakhir hasil panen Jatim selama kuartal pertama tahun 2021 diproyeksikan mencapai 902,401 ton.

“Untuk memenuhi kebutuhan beras di Jawa Timur masih sangat memenuhi,” ujar Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Aliyadi Mustofa, Kamis (2/4/2021).

Peraih suara terbanyak nasional di internal PKB pada pileg 2019 tersebut mengatakan, petani di Jawa Timur sekarang sedang berlangsung panen raya yang membuat stok beras melimpah. Artinya, kebutuhan beras pada bulan suci Ramadan akan tercukupi.

Baca Juga:  Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sampang Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

“Di sejumlah daerah di Jatim sudah berlangsung panen raya, sehingga akan menambah stok beras di provinsi ini,” tambahnya.

Gus Aliyadi menambahkan, hasil panen petani biasanya tidak dijual secara keseluruhan, melainkan sebagian disimpan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama satu tahun. Hal itu yang membuat ketahanan pangan di daerahnya aman terkendali.

Legislator asal Sampang Madura ini melanjutkan, meskipun petani terkadang menjual hasil panen dengan jumlah yang cukup besar, namun mereka tetap menyisakan untuk kebutuhan sehari-sehari. Sehingga, petani tidak bingung membeli kembali beras untuk konsumsi dan kebutuhan lainnya.

“Bertonton beras sudah berdatangan masuk ke gudang bulog. Karena memang panen raya ini di akhir Maret dan pertengahan April 2021,” tutup mantan anggota DPRD Sampang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.