oleh

Jumlah Gelandangan dan Pengemis Meningkat di Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Gelandangan dan pengemis yang sering disebut gepeng, jumlahnya semakin meningkat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Sumenep, Fajarisman mengatakan, selama tahun 2020 sekitar 70 orang yang terjaring razia. Jumlah ini meningkat dari tahun 2019 yang hanya 65 orang.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

“Karena situasi pandemi Covid-19, sehingga perekonomian masyarakat terpuruk. Khususnya bagi usia rentan,” terangnya, Rabu (19/8/2020).

Pihaknya mencatat, hasil razia gepeng yang terjaring pada tahun ini merupakan warga Sumenep. Warga dari luar daerah jumlahnya relatif sedikit.

“Karena itu, kami langsung membawa mereka ke Rumah Perlindungan Sosial (RPS). Bagi yang berasal dari luar daerah dikoordinasikan dengan pemerintah setempat,” katanya.

Untuk mengantisipasi semakin bertambahnya gepeng, pihaknya telah mengundang sejumlah kepala desa guna memberikan bantuan sosial terhadap gepeng yang berasal dari daerahnya.

Selain itu, program peningkatan ekonomi berupa pelatihan bagi gepeng juga dikoordinasikan dengan Pemprov Jatim.(*)

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar