Kader GMNI Demo Putusan KPU Sumenep Soal PPS

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: Slamet HidayatEditor: Hartono
Kader GMNI Demo Putusan KPU Sumenep Soal PPS
Sekitar 20 kader GMNI Sumenep berdemo ke KPU setempat menyoal putusan KPU tentang penetapan hasil seleksi tertulis calon anggota PPS Pemilu 2024, Kamis (19/1). (Slamet HD/PortalMadura.Com)

PortalMadura.Com, Sumenep – Sekitar 20 kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( demo soal putusan tentang penetapan hasil seleksi tertulis calon anggota panitia pemungutan suara () yang dinilai janggal.

“Ada apa kok ada dua putusan KPU Sumenep tentang hal yang sama. Ini sungguh mencurigakan,” kata orator aksi, Faiz di halaman samping Kantor KPU Sumenep, Kamis (19/1) siang.

Pada Minggu (15/1), KPU Sumenep mengeluarkan dua putusan tentang penetapan hasil seleksi tertulis calon anggota PPS.

Dalam putusan pertama, KPU Sumenep memutuskan 2.755 calon anggota PPS yang lolos seleksi tes tertulis dan selanjutnya berhak ikut tes wawancara.

Di hari yang sama, KPU Sumenep ternyata mengeluarkan putusan perubahan yang menetapkan 23 nama lain sebagai calon anggota PPS yang lolos.

Kondisi tersebut yang membuat aktivis GMNI Sumenep berang dan menuding KPU setempat bermain-main dalam menetapkan calon anggota PPS yang lolos seleksi tes tertulis.

“Masak KPU tidak tahu regulasi sejak awal sehingga butuh waktu untuk tahu dan selanjutnya ada putusan perubahan? Aneh. Kami menduga ada titipan dari pemegang kuasa,” kata orator lainnya, Ali Muddin.

Setelah berorasi sekitar 30 menit, massa aksi ditemui oleh Ketua KPU Sumenep, Rahbini, bersama sejumlah anggota KPU lainnya.

Rahbini menyatakan keluarnya dua putusan itu sesuai peraturan dan petunjuk pelaksanaan yang ada.

Peserta dengan nilai hasil tes tulis sama dengan peringkat terakhir yang lolos, juga berhak lulus dan ikut tahap selanjutnya.

“Putusan dan perubahan itu bentuk kepastian hukum bagi mereka yang berhak lolos dan itu sesuai aturan. Kami tidak main-main,” katanya, usai menerima massa aksi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.