oleh

Kader PBB Vs PPP, “Bagiku Tak Masalah, Jika Berpisah Menjadi Pilihan Terbaik”

PortalMadura.Com, Sumenep – Setelah diancam akan di keluarkan dari fraksi partai persatuan pembangunan (PPP) karena dinilai tidak satu visi dengan partai berlambang ka’bah, politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Badrul Aini, malah menjawabnya dengan santai.

“Bagiku Tak Masalah, jika Berpisah Menjadi Pilihan Terbaik,” kata Badrul Aini, kepada wartawan Selasa (23/6/2015).

Namun begitu, pihaknya menyesalkan bahasa ‘akan memecat’ yang dilontarkan A Subaidi, Ketua Fraksi PPP di DPRD Sumenep.

Kalimat ‘akan memecat’ yang dilontarkan, merupakan kesalahan besar, karena PPP tidak pernah melantik kader PBB apalagi megangkat, sehingga bahasa tersebut keliru dan tidak perlu dilontarkan.

“Tidak boleh dong melontarkan bahasa pecat memecat, bahasa cerai atau pisah itu mungkin lebih bagus, karena saya tidak pernah dilantik atau diangkat PPP, mengapa harus ada kata pecat memecat,” katanya.

Sedangkan beberapa alasan yang dijadikan patokan untuk melepas kader PBB dari fraksi PPP, adalah karena alasan tidak patuh pada apa yang ditandatangani sejak awal akan bergabung ke fraksi PPP.

Salah satunya, terlibat kudeta pelengseran Ketua Komisi II DPRD Sumenep.

Badrul Aini asal kepulauan ini. mengakui hal itu. Tapi untuk melakukan kudeta, pihaknya sudah mendapat restu langsung dari ketua PPP Sumenep.

“Memang betul saya terlibat kudeta, tapi saya bersama mas Pontoh, H. Masdawi, dan Juhari PPP, sudah sowan ke K Baharuddin, untuk meminta restu, dan dia malah mendukung 100 persen rencana kami, tapi kenapa malah sekarang itu yang dijadikan alasan untuk melengserkan saya, ini kan aneh,” paparnya.

Ditambahkan, jika perceraian koalisi antara PPP dan PBB benar-benar terjadi, sebagai kader PBB pihaknya mengancam akan membeber semua kebobrokan di tubuh PPP Sumenep. Karena sebagaimana pesan ketua PPP waktu dirinya bersama anggota komisi II lainnya, sempat diminta Ketua PPP agar melengserkan kadernya di komisi III karena dinilai tidak loyal pada ketua.

“Itu nantinya yang akan dijadikan senjata untuk membeber kebobrokan di tubuh PPP, masak karena alasan tidak loyal kadernya diminta suruh lengserkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), DPRD Sumenep, A. Subaidi,  menyatakan akan mengembalikan kader PBB ke partainya. Hal itu akan dilakukan, karena sesuai hasil rapat di DPD PPP, dan hasil perjalanan selama menjalin hubungan  dengan kader PBB, tidak menemukan titik temu, sehingga kader PBB tersebut harus dikembalikan ke partainya.(udin/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.