Kades Beberkan Program Pada Musdes Perubahan RKPDes Sawah Sumur

Musdes Sawah Sumur
Musdes Sawah Sumur
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Desa Sawah Sumur, Kecamatan Arjasa, kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan musyawarah desa (Musdes) dalam rangka perubahan rencana kerja pemerintah desa (RKPDes) tahun 2018, Jumat (22/6/2018), di balai desa setempat.

Rapat musyawarah desa itu dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah aparatur desa setempat, BPD, tokoh masyarakat, pendamping lokal desa (PLD), pendamping desa (PD) kecamatan dan pihak kantor Kecamatan Arjasa.

Pendamping Desa (PD) Kecamatan Arjasa, Sumenep, Syaiful Barri, menyampaikan, dalam penetapan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) Sawah Sumur tahun 2018, telah melakukan beberapa tahapan, mulai dari musyawarah desa tentang pengkajian ulang terhadap APBDes, dan perencanaan hingga penetapan yang dilakukan saat ini.

Ditambahkan pula, bahwa rencana kerja yang akan dilakukan oleh pemerintah Desa Sawah Sumur di tahun 2018, pertama, saluran drainase di Dusun Banyu Pinang utara jalan. Kedua, peningkatan jalan makadam di Dusun Panebbelan dan ketiga, pembangunan sarana air bersih di Dusun Banyu Pinang.

Baca Juga:  Pasca Festival, Bupati Fauzi: Sumenep Harus Melahirkan Atlet Paralayang

“Ada dua titik yaitu di RT 008 RW 003, dan RT 009, RW 003, kesemuanya itu sudah ditetapkan, dan akan dikerjakan di tahun 2018,” terangnya.

“Masyarakat harus mendukung dan pengawasi sepenuhnya dalam pelaksanaan program ini,” sambungnya.

Dijelaskan, dibidang pembangunan akan dilakukan pengaspalan yaitu, di Dusun Kolla dan Dusun Banyu Pinang.

Disisi lain, pada bidang pemberdayaan merupakan perioritas agar disetiap desa sesuai anjuran menteri desa, harus didirikan BUMDes.

“Alhamdulillah, Desa Sawah Sumur sebentar lagi akan mendirikan BUMDes tahun 2018,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sawah Sumur, Syamsuri menyampaikan, dalam pembentukan struktur Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) dilakukan secepat mungkin dengan mengacu kepada masyarakat yang benar-benar ingin membangun desa, memiliki tanggung jawab yang tinggi, profesional, jujur dan disiplin.

Baca Juga:  1 Kasus, Kejari Sumenep Tuntaskan Lewat 'Restorative Justice'

“Dana untuk BUMDes sudah kita anggarkan ditahun 2018 ini sekitar Rp20 juta,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar masyarakat ikut bersama-sama membangun desa dengan cara melibatkan diri dalam bentuk mengawasi anggaran dana desa, yang telah ditetapkan pada musyawarah desa hari ini.

“Saya berharap agar masyarakat proaktif dalam pengawasan dana desa,” tandasnya.(Hariyanto/Har)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.