oleh

Kades Diminta Netral pada Pilkada Sumenep 2020

PortalMadura.Com, Sumenep – Kepala Desa (Kades) diminta netral pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Kepala Dinas Peberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Moh Ramli menegaskan, kades tidak boleh berkampanye atau memihak salah satu calon pada Pilkada Sumenep 2020.

Aturan itu, kata dia, sudah jelas diatur dalam undang-undang desa. “Kepala desa dilarang ikut politik praktis,” tegasnya, Rabu (12/8/2020).

Ia menegaskan, kepala desa yang melakukan intervensi pada rakyatnya atau mengarahkan pada salah satu calon pada Pilkada Sumenep 2020 bisa masuk ke ranah hukum. “Itu amanat undang-undang,” katanya.

Bila ada kepala desa yang terbukti melakukan kampanye atau memberi dukungan kepada salah satu calon tentu akan mendapat sanksi.

“Sanksi itu bertahap. Mulai dari teguran, tertulis dan pemberhentian,” terangnya.

Selain itu, pihaknya meminta agar kepala desa melakukan pembinaan terhadap perangkat desanya agar tidak ikut politik praktis.

“Yang diatur dalam undang-undang itu adalah kepala desa. Tapi perangkat desa adalah pembantu kepala desa, idealnya memang harus netral,” tandasnya.(*)

Penulis : Taufikurrahman
Editor : Salimah
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE