oleh

Kades Goa-goa Diduga Embat Raskin, Puluhan Warga Wadul DPRD Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep – Penerima raskin didampingi BPD dan tokoh masyarakat Desa Goa-goa, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendatangi Komisi I DPRD setempat. Mereka mengeluhkan realisasi raskin di desanya yang hanya diberikan sebanyak 6 kali padahal seharusnya 12 kali dalam setahun 2015.

“Kedatangan kami untuk meminta tolong pada Komisi I bagaimana menyelesaikan persoalan dugaan penyelewengan raskin di desa kami,” kata Idrus, tokoh masyarakat Desa Goa-goa, Raas, Senin (4/1/2016).

Dalam pertemuan warga dengan Komisi I, juga dihadiri pihak bagian perekonomian, Setkab Sumenep. Hasil konfirmasi dari bagian perekonomian, raskin yang terdistribusi ke Desa Goa-goa sebanyak 12 kali dan setiap bulannya sebanyak 11 ton 700 kg.

“Namun, yang diterima warga hanya 6 kali, kemana yang 6 kalinya. Raskin itu kan untuk warga kurang mampu, kenapa kok tidak disampaikan,” bebernya.

Ia menambahkan, warga yang tercatat sebagai penerima raskin dipaksa untuk menandatangani realisasi raskin sebanyak 12 kali, namun banyak warga yang tidak mau menandatangani karena tidak sesuai fakta. Akibatnya warga tersebut tidak menerima raskin sama sekali.

“Kartu raskin pun ditahan oleh kades setempat. Padahal kan kartu tersebut harusnya dipegang oleh penerima raskin,” ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPRD Sumenep, Syaiful Bari menerangkan, komisinya bersama Pemkab akan turun langsung ke Desa Goa-goa untuk mengetahui realisasi raskin sebagaimana dikeluhkan warganya.

“Kami dan pemkab harus turun langsung ke Desa Goa-goa untuk melihat realisasi raskin disana,” urai Syaiful. (arifin/choir)


Komentar