oleh

Kamu Pemarah ? Simak Nasihat Nabi Berikut Ini

PortalMadura.Com – Sifat pemarah dalam diri seorang manusia merupakan sifat alami. Sifat pemarah ini bisa dimiliki oleh siapapun, bahkan oleh orang sabar sekalipun ia juga bisa marah sewaktu-waktu.

Namun sebagai umat muslim,kita tahu bahwa sifat ini sangatlah buruk jika tanamkan pada diri tiap umat muslim. Dan Allah juga tidak suka kepada hambanya yang pemarah.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Kapal Karam dan Dua Kerangka Jenazah Berhasil Dievakuasi Tim Sar Polda Jatim

Jika kamu adalah seorang yang pemarah, maka simaklah nasihat Nabi Muhammad SAW berikut ini.

Suatu ketika, ada seorang sahabat mendatangi Nabi SAW, konon menurut at-Thabrâni sahabat itu bernama Abû Dardâ. Sahabat ini meminta wasiat dari Nabi SAW untuk dijadikan pegangan hidup, Nabi SAW menjawab “Jangan Marah”, merasa Jawaban Nabi SAW kurang memuaskan, ia terus meminta wasiat lainnya kepada Nabi SAW, akan tetapi Nabi SAW menjawab sama: “jangan marah“.

Diriwayat at-Thabrâni, sahabat ini meminta Nabi SAW menunjukan Perbuatan yang memasukan ia kedalam surga. Nabi SAW menjawab “jangan marah, maka untukmu surga”. Lalu Imam Ahmad meriwayatkan Hadis dari sahabat Abdullah Bin Umar ra, bahwa ia bertanya kepada Nabi SAW tentang perkara apa yang bisa menjauhkan dari Marahnya Allah SWT, Nabi SAW menjawab “Jangan Marah”.

Terkadang seseorang dianggap pemberani dan gagah ketika sering marah dan menjadi pemarah. Padahal Nabi SAW mengatakan sebagaimana terekam dalam riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim , “orang gagah itu bukan yang emosian gampang marah, akan tetapi orang gagah itu orang yang mampu menguasai diri ketika marah”

Imam Hasan al-Bashri mengatakan, empat hal yang jika dimiliki seseorang maka ia akan dijaga dari pengaruh setan dan diharamkan masuk neraka, yaitu orang yang mampu menguasai dirinya ketika senang, takut, syahwat , dan ketika sarah. Bahkan Allah SWT dalam QS ‘Ali ‘Imran [3]: 134 menyatakan bahwa tanda seseorang itu bertakwa adalah ia mampu menahan amarah.

Memiliki pemimpin pemarah adalah musibah besar bangsa dan Negara kita. Semoga bangsa ini dijauhkan dari pemimpin pemarah yang suka marah marah, karena apapun alasannya tak elok jika pemimpin sering marah. Apalagi sambil gebrak meja dihadapan ulama dan gebrak-gebrak mimbar.

Maka dari itu, Janganlah menjadi seorang manusia yang pemarah. Karena dengan marah akan mendatangkan kemudaratan bagi diri kita bahkan orang lain. Bedakan antara marah dengan tegas juga disiplin. Ketiga hal diatas merupakan hal yang berbeda. Orang yang pemarah adalah ia yang menuruti nafsu juga egonya. Mengerahkan tenaga untuk menggertak serta menyalahkan orang untuk menuntut hal yang tidak sesuai dengan dirinya. Berbeda dengan tegas dan disiplin, dimana hal tersebut dilakukan secara konsisten. Orang yang tegas juga disiplin mempunyai prinsip dalam hidupnya serta konsisten untuk menjalankan. Jika dilanggar maka ia akan menegaskan dirinya serta mengingatkan kepada orang lain bahwa hal tersebut salah dan tak boleh dilakukan. Semoga bermanfaat, Wallahu a’lam.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar