oleh

Kapal Perintis Tak Beroperasi, Stok Sembako di Masalembu Mulai Menipis

PortalMadura.Com, Sumenep – Sejak terjadi cuaca buruk, tidak hanya ratusan warga tertahan di Pelabuhan Kalianget, tapi pasokan sembilan bahan pokok (Sembako) ke kepulauan/kecamatan Masalembu terhambat, bahkan stok mulai menipis.

Selama ini, kebutuhan sembako di kepulauan tersebut harus disuplai dari daratan Sumenep atau Surabaya. Saat ini, tidak ada transportasi laut yang beroperasi.

“Yang kami khawatirkan, bukan hanya kami yang tertahan di Pelabuhan, tapi stok sembako di Masalembu sudah nyaris tidak ada,” kata Subandi, warga Suka Jeruk, Masalembu, Rabu (13/8/2014).

Harga kebutuhan di Masalembu semuanya naik, bahkan barangnya pun tidak ada, seperti elpiji yang biasanya Rp25 ribu untuk ukuran 3 kg, sekarang dipatok Rp30 ribu.

iklan hari santri

“Itu pun susah didapat. Sedangkan kebutuhan lain juga sama,” ungkapnya.

Pihaknya meminta, Pemkab agar mendesak operator kapal segera beroperasi, karena KM Amukti Palapa yang biasa melayani jalur keperintisan saat ini berhenti tanpa alasan, padahal cuaca sudah membaik.

“Kami minta Pemkab mendesak KM Amukti Palapa beroperasi karena sesuai informasi dari Sahbandar Kalianget ketinggian ombak maksimal 3 meter, jadi sudah bisa dilalui kapal,” harapnya.

Sebelumnya, ratusan warga Masalembu mendatangi kantor Sahbandar Kalianget. Mereka menuntut agar kapal ke Masalembu dioperasikan.

Sementara pihak Sahbandar tidak melarang kapal beroperasi karena cuaca sudak kembali membaik, namun nahkoda kapal Amukti Palapa justru menghilang.(arif/nia)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.