Kapal Pesiar Tak Bisa Sandar di Pelabuhan Kalianget Sumenep

Kapal Pesiar Tak Bisa Sandar di Pelabuhan Kalianget Sumenep
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Sufiyanto (Foto: Samsul Arifin)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sumenep – Beberapa tahun terakhir ini kapal pesiar sering berkunjung ke Sumenep, Madura, Jawa Timur. Namun, kapal yang membawa rombongan Wisatawan Mancanegara (Wisman) itu tidak bisa sandar di Pelabuhan Kalianget karena lautnya mengalami pendangkalan.

“Jadi, kapal pesiar yang membawa rombongan wisman itu terpaksa harus sandar di sekitar Pantai Sembilan, Giligenting,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Sufiyanto, Kamis (21/3/2019).

Menurut Sofi, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait guna dilakukan pengerukan laut di sekitar Pelabuhan Kalianget agar kapal pesiar yang membawa rombongan wisatawan bisa bersandar di sana.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar ada pengerukan laut di sekitar Pelabuhan. Kami tinggal menunggu pengerukan itu,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, jika wisatawan bisa turun di Pelabuhan Kalianget, dipastikan akan berdampak positif pada peningkatan perekonomian warga sekitar. Sebab, wisatawan pasti akan membeli kebutuhan makan dan minum mereka.

Baca Juga : Terbukti Ikut Kampanye, Inspektorat Bangkalan Panggil Tiga ASN

“Dari Pelabuhan Kalianget, nanti akan dibawa menggunakan mobil. Tapi, sebelum ke sejumlah objek wisata, mereka akan membeli kebutuhannya seperti camilan ringan. Itu bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Tahun 2019 pemerintah daerah menargetkan bisa mendatangkan Wisman ke Bumi Sumekar ini sebanyak 10 ribu orang. Untuk menyukseskan target itu, Pemda merencanakan ada 40 event yang akan digelar pada tahun ini.

Respon (1)

  1. Tentang kapal wisata tak bisa sandar di Kalianget :
    Pokmas Pengawas Maritim Sumenep telah mengusulkan Tol Laut Timur tahun 2017 jalur pelayaran Makassar-Pulau Sakala-Pulau Pagarungan Besar-Pulau Sapeken-Tanjung Wangi-Gedugan Gili Genting-Surabaya pp.
    Sejak 2014 saya mukai mengamati lalu lintas kapal pesiar ke perairan Gili Genting bersama tim saya Fadel Kebun Dadap Timur.
    Gedugan representative menjadi Pelabuhan Umum karena alur dalam, juga guna melayani meningkat datang kapal pesiar.
    Sakala dan Pagarungan sudah disurvey oleh Kenenterian Perhubungan, Gedugan belum dapat kabar.
    Semoga problem solving dari saya segera progresive, amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.