Kapolres Sumenep Kunjungi Calon Penumpang Kapal Tertahan di Pelabuhan Kalianget

Avatar of PortalMadura.com
Penulis: Slamet HidayatEditor: Hartono
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko berbincang dengan salah seorang calon penumpang kapal yang tertahan di Pelabuhan Kalianget, Jumat (30/12). (Slamet HD/PortalMadura.Com)
Kapolres Sumenep AKBP Edo Satya Kentriko berbincang dengan salah seorang calon penumpang kapal yang tertahan di Pelabuhan Kalianget, Jumat (30/12). (Slamet HD/PortalMadura.Com)

PortalMadura.Com, AKBP Edo Satya Kentriko mengunjungi ratusan calon penumpang kapal yang tertahan di , Madura, Jawa Timur.

“Ini sekalian memberikan bantuan berupa perlengkapan tidur yang dibutuhkan, di antaranya selimut dan kasur, untuk dipakai selama berada di Pelabuhan Kalianget,” katanya di Sumenep, Jumat (30/12).

Edo ke Pelabuhan Kalianget bersama pimpinan sejumlah instansi terkait, di antaranya pimpinan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) dan Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep.

Bantuan berupa sejumlah perlengkapan tidur dan sebagainya itu merupakan hasil sinergi dan para pihak terkait.

Sebanyak 110 calon penumpang kapal tertahan di Pelabuhan Kalianget akibat penundaan pemberangkatan kapal ke sejumlah pulau, karena kondisi cuaca yang buruk sejak Jumat (23/12) pekan lalu.

Mereka beristirahat dengan tikar maupun karpet plastik selama tertahan di terminal penumpang dermaga III Pelabuhan Kalianget guna menunggu pemberangkatan kapal.

“Mereka sempat berkeluhkesah tidak adanya kasur maupun selimut. Makanya, kami bersama para pihak terkait di Sumenep berinisiatif memberikan keperluan istirahat mereka agar lebih nyaman,” kata Edo, menerangkan.

Edo meminta ratusan warga kepulauan di Sumenep tersebut bersabar, karena penundaan pemberangkatan kapal murni diakibatkan kondisi cuaca yang buruk bagi aktivitas pelayaran kapal penumpang.

Dalam kesempatan itu, perwakilan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Kalianget juga menyampaikan kondisi diperkirakan hingga Minggu (1/1/2023), yakni ketinggian ombak mencapai empat meter. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.