oleh

Karantina 7 Desa Dibuka, Warga Saronggi Sumenep Diingatkan Patuhi Prokes

PortalMadura.Com, Sumenep – Karantina tujuh desa di Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berakhir sejak Minggu (18/10/2020).

Tujuh desa itu, Desa Saroka, Kebun Dadap Barat, Kebun Dadap Timur, Tanah Merah, Langsar, Tanjung, dan Pagar Batu, Kecamatan Saronggi, Sumenep.

Penerapan lockdown sejak, Senin (21/9/2020), akibat lonjakan kasus Covid-19 di daerah tersebut cukup tinggi, yakni mencapai 36 kasus, enam di antaranya meninggal, 21 sembuh (data tanggal 20 September 2020).

“Tapi, masyarakat harus tetap disiplin Protokol Kesehatan (Prokes). Rajin cuci tangan, menjaga jarak, serta disiplin menggunakan masker,” kata Humas Satgas Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Selasa (20/10/2020).

Progres dari penerapan lockdown, kata dia, kasus Covid-19 mulai melandai. “Sudah orange dan Alhamdulillah,” ucapnya.

Pada peta sebaran Covid-19, per tanggal 18 Oktober 2020, kasus Covid-19 di Kecamatan Saronggi, Sumenep mencapai 52 kasus. Dari jumlah tersebut, 38 orang selesai menjalani isolasi. Dan delapan orang meninggal dunia.

Pantauan di lokasi simpang tiga Jalan Raya Kecamatan Saronggi, Sumenep yang menjadi pintu masuk utama ke wilayah tujuh desa tersebut akses jalan sudah dibuka.

Awalnya dijaga ketat oleh petugas gabungan dan diberi palang bambu. Warga pendatang atau masyarakat luar daerah diminta putar balik oleh petugas jaga di Posko Siaga Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pembatasan Skala Kecamatan.(*)

Penulis : Hartono
Editor : Desy Wulandari

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.