Kasus Pencabulan Anak Bawah Umur, Aktivis LSM ‘Geruduk’ Polres Sampang

LSM Geruduk Polres Sampang Foto. Rafi
LSM Geruduk Polres Sampang (Foto. Rafi)
    Bagikan:

PortalMadura.Com, Sampang – Sejumlah aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ‘geruduk’ Polres setempat, Selasa (24/4/2018). Mereka mendesak polisi agar segera menangkap semua tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pencabulan anak bawah umur.

“Kami mendatangi Polres untuk meminta dan mendukung pengungkapan kasus pencabulan agar polisi secepatnya menangkap palaku,” kata Ketua Jaringan Kawal (Jaka) Jatim Koorda Sampang, Didik.

Dugaan pencabulan itu menimpa anak yang masih berumur 9 tahun berinisial FN warga Desa Bire Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang, pada Jumat (6/4/2018).

Pelakunya diduga S (50). Sampai saat ini, S belum ditangkap.

Mereka menuding polisi tidak serius mengungkap kasus tersebut. “Jadi, kami curiga kepada aparat kepolisian, karena pelaku tak kunjung ditangkap,” katanya.

Baca Juga:  Pertama di Indonesia, Unija Launching 'Rumah Restorative Justice'

Sementara, Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto menyampaikan perkembangan penanganan kasus tersebut. “Mereka (aktifis, red) sudah kami terima dengan baik. Pada intinya, saling memberikan dukungan moril agar segera diungkap pelakunya,” terangnya via WhatsApp pada PortalMadura.Com.

Pihaknya terus melakukan penyidikan dan mengejar pelaku yang buron. “Tentunya, sampai sekarang kami terus berupaya melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku S,” tutupnya.(Rafi/Nanik)


Ikuti Berita Kami Lainya di Google Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.