oleh

Kasus Sabu, Ditengarai Ada Keterlibatan Oknum Lapas

PortalMadura.Com, Pamekasan – Penangkapan terhadap 10 nara pidana (napi) di lembaga pemasyarakatan (Lapas) narkotika Pamekasan, Madura, Jawa Timur lantaran terlibat kasus sabu beberapa waktu lalu rupanya akan berbuntut panjang.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, Iptu Ruslan Hidayat menduga, masuknya barang haram itu tidak akan mudah menyelinap ke dalam lapas tatkala tidak ada bantuan orang ‘dalam’ alias oknum petugas.

“Ada dugaan sebelumnya memang ada barang masuk ke dalam lapas, karena setelah kami tes urine, semua tersangka itu positif mengkonsumsi sabu. Meski 20 poket yang ditemukan itu belum sempat terpakai,” ungkapnya, Senin (1/6/2015).

Ruslan berjanji akan menyelidiki masuknya barang tersebut guna mengungkap keterlibatan orang lain. Seperti, keluarga napi, sipir dan petugas Lapas lainnya.

“Karena Lapas (Narkotika) itu masih baru, kok bisa barang haram itu masuk ke dalam. Berarti kan ada orang luar yang bisa menyelinap ke dalam atau bantuan dari orang dalam sendiri,” pungkasnya.

Jajaran sat narkoba Polres Pamekasan menangkap 10 napi di lapas Narkotika lantaran terindikasi mengkonsumsi narkoba, Jum’at (29/5/2015). Kasus itu terkuak setelah penggeledahan rutin yang dilakukan petugas, sabu diketahui terbungkus kulit kacang. (Marzukiy/choir)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.