oleh

Keamanan Transportasi Laut Kepulauan Sumenep Butuh Perhatian Serius

PortalMadura.Com, Sumenep – Kapal kayu biasa menjadi transportasi laut yang dimanfaatkan warga kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur. Seperti kepulauan Sapeken, Kangean, Masalembu, Raas, dan Sapudi. Warga biasa menyebutnya dengan kapal “taksian” atau “kalotok”.

Di sisi lain, data PortalMadura.Com menunjukkan, kasus kecelakaan laut masih kerap terjadi di sejumlah perairan kepulauan Kota Keris. Termasuk menelan banyak korban meninggal dunia. Salah satu penyebabnya, minim alat keselamatan.

Misal jaket pelampung. Alat keselamatan itu jarang terlihat di kapal-kapal kayu penyedia layanan transportasi laut antar pulau di Kabupaten Sumenep.

“Pasrah saja mas. Alhamdulillah sejauh ini masih diberikan keselamatan,” ujar Taufikurrahman, warga Kecamatan Arjasa, Sumenep, Kamis (3/12/2020).

Pria 47 tahun tersebut mengaku sering menggunakan jasa transportasi laut dari Pulau Kangean ke Sapeken. Jika cuaca buruk dan gelombang laut tinggi, Taufik mengaku was-was.

“Apalagi kalau bawa anak dan istri. Kami harap ada perhatian khusus untuk meningkatkan keselamatan pelayaran di kepulauan,” harap ayah dari tiga anak ini.

Hal serupa juga disampaikan Nauval (33), warga Desa/Kecamatan Sapeken. Menurutnya, alat keselamatan sangat penting bagi angkutan umum di laut. Mengingat, beberapa kali kecelakaan laut di perairan Sapeken menelan korban jiwa.

“Perlu ada pengawasan. Semua penyedia transportasi laut antar kepulauan kecil ini harus diwajibkan melengkapi armadanya dengan alat keselamatan,” pinta Nauval.

Terlebih, lanjut dia, kapal taksian merupakan modal transportasi utama masyarakat kepulauan. “Urusan keselamatan ini tidak bisa diabaikan,” tutupnya.(*)

Penulis : Badri Stiawan
Editor : Dwi Oktaviana KK

Komentar