oleh

Kebutuhan Alsintan di Bangkalan Belum Memadai

PortalMadura.Com, Bangkalan – Alat mesin pertanian (Alsintan) bagi para petani di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, belum memadai.

Kepala Seksi Pupuk Pestisida dan Alsintan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bangkalan, Rudi Haryanto menyebutkan, kuota alsintan sangat terbatas.

“Alsintan harganya cukup mahal. Untuk pengadaan kami terkendala anggaran,” katanya, Senin (26/10/2020).

Jumlah kebutuhan alsintan, diakui jauh dari edial yang seharsunya mencapai 40 unit. “Saat ini, masih tersedia sembilan unit,” terangnya.

Salah seorang pengelola alsintan di Kecamayan Socah, Bangkalan, Sapraji mengaku, jumlah alsintan belum maksimal. “Memang tidak ideal. Kebutuhan setiap harinya tidak maksimal,” ujarnya.

Menurut dia, alsintan yang ada belum memebuhi kebutuhan petani di setiap kecamatan. “Jangankan di setiap kelompok tani atau desa, di setiap kecamatan saja belum tentu ada,” terangnya.

Kebutuhan alsintan, kata dia, terganung luas lahan. Jika luas lahan lebih dari 10 hektare, maka kebutuhan alsintan lebih banyak.

“Seringkali petani harus sewa ke luar daerah. Akibatnya, biaya produksi membengkak,” tandasnya.(*)

Penulis : M Saed
Editor : Raudatul Fitrah